Selebrita

Kontroversi Drama Korea Snowdrop yang Dibintangi Jisoo BLACKPINK, Ini Respons JTBC

Snowdrop dijadwalkan tayang perdana pada paruh kedua tahun 2021.Drama Snowdop pun tak luput dari serangan publik.

Tayang:
Editor: Nia Kurniawan
Kpophit
Jisoo BLACKPINK dan Jung Hae In - JTBC Buka Suara terkait Kontroversi Drama Snowdrop yang Dibintangi Jisoo BLACKPINK 

Potongan Sinopsis "Snowdrop" Bocor di Media Sosial

Pengumuman JTBC tersebut muncul setelah bagian sinopsis "Snowdrop" beredar online.

Dalam sebuah laporan, bagian yang bocor berisi cerita tentang karakter laki-laki yang berperan sebagai aktivis muda namun berprofesi sebagai mata-mata rahasia dan berhasil menyusup ke sebuah gerakan aktivis.

Di sisi lain, karakter yang lain disebut-sebut sebagai ketua tim di Badan Perencanaan Keamanan Nasional (NSP).

Untuk diingat, tahun 1980-an adalah perubahan penting bagi gerakan demokrasi populer Korea Selatan yang membuka jalan bagi perjuangan negara itu melawan rezim otoriter dan awal dari demokrasi bangsa.

Snowdrop Memicu Kemarahan dari Netizen

Dengan latar belakang itu, netizen mengecam drama tersebut karena dianggap mendistorsi sejarah dan "menjual negara untuk mendapatkan uang."

Lebih lanjut, publik menekankan bahwa sinopsis Snowdrop merendahkan dan mengejek sejarah Korea dengan meromantisasi pembunuhan para pengunjuk rasa mahasiswa.

Baca juga: Ini Ucapan Gisel, Bukti Sikap Asli Pacar Wijin Pada Terdakwa Penyebar Video Syur 19 Detik Nobu

Snowdrop Menolak Menerima Sponsor di Tengah Kontroversi

Di tengah kontroversi, sebuah laporan eksklusif dari Sports Kyunghyang menyebutkan bahwa drama Snowdrop tidak akan menerima sponsor selama durasi penayangan.

Alih-alih sponsor, Snowdrop akan menerima iklan virtual dan dukungan produksi.

(Tribunnews.com, Tiara Shelavie)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul JTBC Buka Suara terkait Kontroversi Drama Snowdrop yang Dibintangi Jisoo BLACKPINK.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved