Berita Banjarbaru
Terkendala Jaringan, Siswi SMAN 2 Banjarbaru ini Sendirian Menjalani Ujian di Ruang Lab Komputer
Bunga Ervinda memilih mengikuti ujian dengan datang ke sekolah, siswa SMAN 2 Banjarbaru ini terkendala jaringan dan kuota ponsel
Penulis: Khairil Rahim | Editor: Eka Dinayanti
Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Di saat teman-teman lainnya memilih melaksanakan Ujian Sekolah (US) jenjang Sekolah Mengah Atas (SMA) secara daring di rumah, Bunga Ervinda (18) memilih sebaliknya.
Siswa kelas XII SMAN 2 Banjarbaru ini, Senin (29/3/2021), rela datang ke sekolah untuk mengerjakan soal US hari pertama se Kalimantan Selatan di ruang laboratorium komputer.
Walau Bunga satu-satunya siswa yang berada di ruangan itu, dia tetap konsentrasi menjawab soal.
Walau US di SMAN 2 Banjarbaru diterapkan daring, siswa yang ingin datang ke sekolah mengerjakan soal diperbolehkan.
Bunga mengaku ujian di sekolah karena terkendala dengan jaringan internet di rumahnya.
Baca juga: Tiga Hari Masuk RS Idaman Banjarbaru, Korban Tabrak Lari Tidak Pernah Diperiksa dokter
Baca juga: Warga Peramuan Banjarbaru Geger, Ahmad Fadillah Ditemukan Membusuk, Diduga Gantung Diri
"Biaya internet mahal dan kuotanya cepat habis saya tidak bisa beli jadi ujian di sekolah saja," kata warga Gotong Royong Banjarbaru ini.
Bunga menambahkan ujian di sekolah juga membuat dia tenang walau di depan komputer ada guru pengawas.
"Daripada di rumah juga terganggu lebih baik di sekolah tenang," sebut dia.
Bunga tidak hanya sekali ini datang ke sekolah, sebelumnya saat simulasi ujian dan sekolah daring, dia juga sering datang ke sekolah.
"Kalau belajar di sekolah kadang ada teman yang juga belajar jadi bisa ketemu kembali. Soalnya kangen bertemu teman-teman lagi," lanjutnya.
Baca juga: Batal US dengan Metode Komputerisasi, SMPN 9 Banjarmasin Gunakan Kertas Pensil
Baca juga: Usai Tusuk Korban Pakai Tombak, Pelaku Pembunuhan di Banjarmasin Utara Minta Carikan Aki Motor
Kepala SMAN 2 Banjarbaru Eksan Wasesa mengatakan untuk pelaksanaan US digelar secara daring.
"Namun sekolah memfasilitasi peserta ujian yang terkendala baik handphone, sinyal, kuota dan lainnya untuk bisa datang ke sekolah," kata dia.
Sekolah menyiapkan tiga ruangan laboratorium komputer dengan masing-masing ruangan berjumlah 40 unit komputer.
Untuk hari pertama US di SMAN 2 Banjarbaru tambah dia ada satu siswa yang memilih untuk ujian di sekolah dengan alasan jaringan.
"Kami pun mengapresiasi siswa yang datang, tentunya jika banyak harus mematuhi protokol kesehatan yang ketat," kata dia.
Eksan menambahkan peserta ujian SMAN 2 Banjarbaru ada sekitar 314 siswa.
Diharapkan walau di masa pandemi siswa bisa menjalankan ujian dengan baik dan jujur serta tetap selalu mematuhi protokol kesehatan yang ketat.
Banjarmasin post.co.id/Khairil Rahim