Breaking News:

Pilkada Kalsel 2020

PSU Pilgub Kalsel 2020, Komisioner Bawaslu Banjar Ini Sebut Sudah Petakan Pengawas di 502 TPS

Komisioner Bawaslu Banjar, Hairul Falah mengaku telah memetakan jumlah pengawas PSU Pilgub Kalsel di 502 TPS

banjamasinpost.co.id/Mukhtar wahid
Hairul Falah, Koordinator Divisi Pengawasan, Humas dan Hubal pada Bawaslu Kabupaten Banjar, Selasa (30/3/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Banjar, Hairul Falah mengimbau masyarakat di Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan turut andil mencegah terjadinya transaksi politik uang. 

Menurut Koordinator Divisi Pengawasan Humas dan Hubal pada Bawaslu Kabupaten Banjar itu, agar pemungutan suara ulang pada Pilgub 2020 itu hasilnya murni sesuai dengan aturan.

Hairul Falah mengaku masih menunggu jadwal tahapan pemungutan suara ulang (PSU) dari KPU Kalimantan Selatan (Kalsel) dan petunjuk teknis pengawasan PSU dari Bawaslu Provinsi Kalsel.

Kendati masih menunggu jadwal pasti pelaksanaan hari pelaksanaan  PSU di lima Kecamatan se Kabupaten Banjar, Hairul Falah mengaku sudah memetakan jumlah personel pengawas yang akan melaksanakan pengawasan PSU di 502 TPS.

Baca juga: Tak Minta Tambahan Anggaran, Bawaslu Kalsel Ajukan Bantuan APD untuk PSU Pilgub Kalsel

Baca juga: Dihitung Ulang, Anggaran PSU Pilgub Kalsel  Membengkak Jadi Rp 23 Miliar

Baca juga: Bawaslu Banjar Akan Gelar Pleno Kajian Pelanggaran Pilgub Kalsel 2020 Pascaputusan MK

Menurutnya, menyiapkan pengawas di 5 Kecamatan, pengawas desa dan kelurahan di 89 Desa Kelurahan dan menyiapkan pengawas di 502 TPS.

Kesiapan pengawas TPS untuk mengantisipasi kerawanan PSU agar senantiasa taat aturan dan taat  asas yaitu luber dan jurdil. 

Disebut kerawanan karena indikator  jumlah TPS yang banyak menggelar PSU, seperti terdapatnya 265 TPS di wilayah Kecamatan Martapura.

Kemudian disusul urutan kedua, 85 TPS di Kecamatan Astambul dan  urutan ketiganya, 63 TPS di Kecamatan Aluhaluh.

Baca juga: Ini Tanggal Proses Rekrutmen dan Pelantikan Badan Ad Hoc PSU Pilgub Kalsel 9 Juni 2021

Hairul Falah mengaku rapat pleno komisioner Bawaslu Kabupaten Banjar memutuskan untuk mendalami fakta yang mencuat dalam persidangan Mahkamah Konstitusi RI.

Fakta itu, adakah rekaman percakapan melalui telepon, surat pernyataan anggota komisioner KPU dan pendistribusian 20 kotak suara oleh KPU Kalsel. (banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved