Breaking News:

Ramadhan 1442 H

Ramadhan 1442 H : Antara Berbuka dan Sholat Maghrib, Ini Sunah Dianjurkan Memasuki Ramadhan 2021

Nikmatnya berbuka puasa Ramadhan 1442 H atau Ramadhan 2021 akan dirasakan umat muslim.

Editor: M.Risman Noor
banjarmasinpost.co.id, mukhtar wahid
Suasana buka puasa bersama di Masjid Besar Nurul Falah Rantau 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Nikmatnya berbuka puasa Ramadhan 1442 H atau Ramadhan 2021 akan dirasakan umat muslim.

Namun banyak ditemui orang kadang bingung, apakah sebaiknya berbuka puasa dengan makan besar dulu baru melaksanakan sholat maghrib? Atau menikmati takjil dilanjutkan melaksanakan shalat maghrib.

Untuk menentukan pilihan tersebut, hendaknya kita merujuk kepada sunnah atau dalil hadits-hadits Nabi dan juga cara Nabi ketika berbuka puasa.

Mari simak beberapa hadist berikut:

Baca juga: DOA Usai Sholat Dhuha Persiapan Ramadhan 1442 H, Dilengkapi Tulisan Arab, Latin dan Artinya

Baca juga: Inilah Amalan 10 Hari Pertama Ramadhan 1442 H, Perbanyak Zikir dan Doa untuk Raih Rahmat Allah

1. Dari Sahal bin Sa'ad ra. Rasulullah saw bersabda : tidak akan hilang kebagusan manusia yaitu orang-orang yang menyegerakan berbuka.

2. Dari 'Athiyah. berkata: Aku abi Athiyah dan Masruq datang kepada Siti 'Aisyah ra., Masruq berkata kepada Aisyah: ada dua orang sahabar Nabi Muhammad saw, dua orang tersebut tidak sama dalam mengerjakan kebaikan, yang satu mendahulukan mengerjakan sholat magrib dan berbuka belakangan. Adapun yang satunya lebih mendahulukan berbuka dan sholat magrib setelahnya. Siti 'Aisyah berkata : siapakah yang mendahulukan sholat magrib dan setelah itu berbuka? Masruq menjawab : Abdullah bin Mas'ud. Kemudian Aisyah berkata : seperti itu juga boleh. Rasulullah saw juga melakukan seperti itu.

Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani membagikan takjil berbuka puasa.
Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani membagikan takjil berbuka puasa. (Capture Youtube BPost)

3. Dari sahabat Anas ra. berkata : Rasulullah saw makan berbuka puasa sebelum sholat (magrib) yaitu dengan makan kurma yang masih basah (baru). Apabila tidak ada kurma basah, yaitu makan kurma kering. Apabila tidak ada kurma, yaitu dengan minum tiga cawuk (cangkir) air.

Dalam hadits di atas, menyegerakan berbuka adalah lebih disunnahkan dengan catatan tidak sampai kita kehilangan waktu sholat magrib yang hanya sebentar dan sangat pendek.

Oleh sebab itu langkah bijaksana yang dapat kita ambil dari cara Nabi berbuka adalah menyegerakan berbuka terlebih dahulu dengan memakan kurma atau minum air sehingga memberi tenaga yang cukup bagi kita untuk melaksanakan sholat magrib.

Baca juga: Doa Sambut Ramadhan 1442 H, Zikir dan Amalan Pada Ramadhan 2021

Setelah itu dilanjut dengan dzikir setelah sholat magrib dan berdoa setelah sholat kemudian dilanjutkan dengan berbuka makan setelah melaksanakan sholat magrib.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved