Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Kebijakan PPnBM di Kalsel, Hingga Maret Belum Berpengaruh Terhadap Penerimaan BBNKB

Penerapan PPnBM tak berpengaruh terhadap penerimaan pajak BBNKB belum menunjukkan angka menggembirakan

Capture Youtube BPost
Penjualan mobil bekas diperparah lagi dengan adanya kebijakan PPnBM, Senin (29/3/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Meski diberikan insentif pembayaran Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM). Namun, penerimaan pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) khusus mobil bertenaga 1.500 cc ternyata belum menunjukan angka menggembirakan. 

Kepala Bidang Pendapatan Pajak Daerah Bakeuda Kalsel, Rustamaji mengatakan, relaksasi yang telah diberlakukan oleh pemerintah pusat melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 20/PMK.010/2021 tentang PPnBM terhitung sejak Maret 2021 hingga akhir bulan Maret belum dirasakan. 

"Kebijakan terhadap pembebasan PPnBM untuk mobil dibawah kapasitas 1.500 cc khususnya di Kalsel ternyata belum terasa," katanya. 

Terutama bagi penerimaan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) belum menunjukkan angka tren positif bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kalimantan Selatan.

Baca juga: Pembebasan Denda PKB dan BBNKB Kalsel Sampai Akhir 2020, Ini Alasannya

Baca juga: Pemutihan Denda Pajak BPKB dan BBNKB Masih Berlangsung, Warga Diminta Memanfaatkannya

Hal ini dapat dianalisis, khususnya pada triwulan I di 2021 dibandingkan dengan tahun lalu terkontraksi malah minus 26,70 persen. 

Dari 26,70 persen pada triwulan I di 2021, lanjut Rustamaji, setara dengan Rp 94 miliar.

Dimana, sebelumnya pendapatan BBNKB pada tahun lalu berhasil menyentuh angka sekitar Rp129 miliar.

"Ini merupakan total secara keseluruhan dari pendapatan di UPPD Samsat se Kalimantan Selatan," urai Rustamaji.

Terkait situasi saat ini,  pemerintah pusat juga telah melakukan evaluasi terhadap program kebijakan PPnBM ini.

"Ada minus dari pendapatan. Jadi, terkait dengan kebijakan PPnBM benar-benar tak terasa. Kabar berkembang, pada Maret 2021 pusat juga mengevaluasi bahwa kebijakan ini tidak mengalami progres secara signifikan terhadap pembelian baru kendaraan bermotor khusus mobil 1.500 cc yang mendapatkan potongan nol persen (0%)," sambung Rustamaji.

Halaman
12
Penulis: Nurholis Huda
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved