Breaking News:

Kriminalitas Tanahbumbu

Pemusnahan Narkoba di Polres Tanbu Kalsel, 1,8 Kg Sabu dan Ratusan Pil Ekstasi Diblender

Satresnarkoba Polres Tanbu menggelar pemusnahan narkoba. Sebanyak 1,8 Kg Sabu dan Ratusan Pil Ekstasi diblender

banjarmasinpost.co.id/man hidayat
Kapolres Tanbu AKBP Himawan sutanto saragih SIK saat musnahkan barang bukti, Jumat (9/4/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Dua bandar besar di Kabupaten Tanahbumbu berhasil ditangkap jajaran Satresnarkoba Polres Tanahbumbu.

Dalam dua bulan terakhir, Satresnarkoba bekuk dua bandar sekaligus dengan narkotika jenis sabu-sabu seberat 1,8 kg ditambah pil ektasi yang jumlahnya hampir 1000 butir. 

Dari dua perkara tersebut, tangkapan pertama mengungkap tersangka dengan barang bukti 1 kg Sabu, 715 pil ekstasi warna merah muda, 100 butir kapsul yang berisi ekstasi warna kuning, 75 kapsul warna hijau berisi ekstasi, serta 3 ekstasi dalam bentuk serbuk sengan berat 3,20 gram. 

Tersangkanya adalah seorang pria berinisial FH warga Jalan Mutiara Keurahan Kampung Baru Simpangempat Tanbu.

Baca juga: Narkoba Kalsel, Beli Sabu dari Saudara Ipar, Dua Tersangka Diciduk Jajaran Subdit II Ditresnarkoba

Baca juga: VIDEO BNNP Kalsel Blender 8 kg Lebih Sabu dan 357 Ekstasi

Baca juga: Narkoba Kalsel : Usai Pesta Sabu di sebuah Rumah, Tiga Pria Tanbu Tak Berkutik Saat Digerebek Polisi

Sementara tak berselang lama, Satresnarkoba Polres Tanbu dipimpin Kasatnya Iptu Setiawan A Malik SIK kembali meringkus tersangka ibu rumah tangga dengan barang bukti kurang lebih 800 gram atau 8 Ons dan 10 butir pil ekstasi dengan tersangka RN warga Kelurahan Batulicin.

Dari dua perkara tersebut, disaksikan Kepala Seksi Barang Bukti Kejaksaan Negeri Tanbu, Gandi dan Panitera Pengadiln Negeri, Fahrul, lakukan pemusnahan barang bukti yang sudah mendapatkan ketetapan.

1,8 kg sabu tersebut, dimusnahkan dengan cara di blender kemudian dilarutkan dalam beskom yang penuh dengan sabun. Setelah itu dilanjutkan dengan pembuangan hasil blender ke toilet.

Kapolres Tanbu AKBP Himawan Sutanto Saragih SIK, didampingi Kasat Narkobanya, mengatakan pemusnahan tersebut dilaksanakan memusnahkan barang bukti yang sudah punya ketetapan. 

"Dua tersangka merupakan bandar sekaligus pengedarnya. Sehingga keduanya dincam pidana hukuman mati atau seumur hidup," kata AKBP Himawan.

Ditanya terkait bandar tersebut jaring asal mana ? Kapolres menyebutkan bahwa keduanya merupakan jaringan asal Banjarmasin. 

"Sebab itu, tidak ada ampun bagi para pengedar dan bandar narkotika di wilayah Kabupaten Tanahbumbu," katanya.

Baca juga: Narkoba Kalsel : 4 Terdakwa Kurir Sabu 300 Kg Banding Atas Vonis Mati, Begini Respon Kejati Kalsel

Melihat dari tingginya kasus peredaran narkotka jenis sabu ini, Kapolres mengimbau kepada masyarakat untuk menginformasikan bila ada yang mencurigakan, segera laporkan.

Selain itu, mengimbau kepada para orangtua agar menjaga anak dan keluarganya agar terhindari ancaman narkotika yang masih terus menghantuai masyarakat.

(banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved