Breaking News:

Berita Kalteng

Disdagperinkop Kabupaten Kapuas Bantu Pelaku UMKM Akses Program BPUM

Tujuan dari pemberian bantuan BPUM 2021 sebagai dukungan pemerintah bagi Pelaku UMKM di Kabupaten Kapuas Kalteng yang terkena dampak pandemi.

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Alpri Widianjono
DISDAGPERINKOP KABUPATEN KAPUAS
Kepala Bidang Industri Disdagperinkop dan UKM, Ferdinan Junarko, saat memantau pelayanan bagi pelaku UMKM di kantornya di Kota Kualakapuas, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Dins Perdagangan Perindustrian Koprasi dan UKM Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. membantu pelaku UMKM untuk bisa mengakses program Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM).

Kepala Bidang (Kabid) Industri Disdagperinkop dan UKM Kapuas, Ferdinan Junarko, mengatakan, pemerintah pada tahun 2021 ini telah menjalankan program dari Pemerintah Pusat berupa Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM).

"Tujuan dari bantuan ini sebagai dukungan pemerintah bagi Pelaku UMKM yang terkena dampak pandemi, untuk bisa mengakses pembiayaan modal kerja sehingga bisa kembali menjalankan aktivitasnya," ungkapnya, Selasa (13/4/2021).

Dikutip dari Peraturan Menteri Koperasi dan UKM (Permenkop UKM) Nomor 2/2021 tentang Pedoman Umum Penyaluran BPUM, adapun syarat dan ketentuan BPUM 2021 yaitu belum pernah menerima dana BPUM dan Warga Negara Indonesia (WNI).

Baca juga: Kemenag Kapuas Sampaikan Surat Edaran Menag tentang Panduan Ibadah Ramadan 1442 H

Baca juga: Ini Jadwal Imsak dan Buka Puasa Ramadan 1442 H untuk Kota Kualakapuas dan Sekitarnya

Kemudian Pelaku Usaha Mikro tidak sedang menerima Kredit Usaha Rakyat (KUR), memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik.

Lalu memiliki Usaha Mikro yang dibuktikan dengan surat usulan calon penerima BPUM dari pengusul BPUM beserta lampirannya, yang merupakan satu kesatuan.

Bukan Aparatur Sipil Negara, anggota Tentara Nasional Indonesia, anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, pegawai BUMN atau pegawai BUMD.

Sejauh ini, disampaikannya untuk kouta bantuan dari Pemerintah Pusat tidak menentukan seberapa besar jumlah penerima bantuan.

Baca juga: Buron Kasus Pencurian Sawit Bawa Pistol Dibekuk Anggota Polres Kapuas

Baca juga: MTs Negeri 1 Kapuas Buka Penerimaan Peserta Didik Baru, Jadwalkan Awal Mei 2021

Tapi pemerintah sudah menentukan Se-Indonesia mendapatkan kouta sekitar 12 juta pelaku usaha mikro.

Dengan adanya bantuan ini, Ferdinan berharap bantuan ini memang betul-betul dipergunakan dengan untuk mengembangkan usaha.

Dalam artian bantuan yang berupa modal usaha ini nantinya otomatis akan mendapatkan penghasilan dan juga dapat meringankan biaya kebutuhan usahanya.

"Untuk saat ini sudah banyak pelaku UMKM di Kabupaten Kapuas yang mengurus untuk mendapatkan program dari Pemerintah Pusat ini," pungkasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Fadly Setia Rahman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved