Breaking News:

Berita Banjarbaru

Mantan Kades dan Sekdes Dibebaskan, Polres Banjarbaru Berharap Kasasi ke Mahkamah Agung Terbukti

Polres Banjarbaru berharap proses kasasi perkara korupsi mantan kades dan sekda Simpang Warga Dalam Kecamatan Aluhaluh ke Mahkamah Agung dikabulkan

Foto Sugeng untuk Banjarmasinpost.co.id
Ilustrasi-Sidang Kepala Desa Simpang Warga Dalam Kecamatan Aluh Aluh Kabupaten Banjar Mansyur dan Sekretaris Desa Abdul Rasid yang divonis bebas majelis hakim Pengadilan Tipikor Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Polres Banjarbaru memberikan tanggapan soal Mantan Kepala Desa Simpang Warga Dalam Kecamatan Aluh Aluh Kabupaten Banjar, Mansyur dan Sekretaris Desa Abdul Rasid yang divonis bebas mejelis hakim pengadilan negeri tindak pidana korupsi korupsi (PN Tipikor) Banjarmasin, Selasa (6/4/2021) lalu.

Sebagai penyidik awal Polres Banjarbaru dan jaksa penuntut umum berkeyakinan bahwa fakta yuridis telah terpenuhi unsurnya telah terjadi tindak pidana korupsi.

"Namun kita tetap menghormati putusan hakim dan menyikapi putusan hakim tersebut," kata Kapolres Banjarbaru AKBP Doni Hadi Santoso melalui melalui Kasubbaghumas AKP Tajudin Noor Kamis siang tadi.

Apalagi kata dia jaksa penuntut umum telah melakukan upaya kasasi ke mahkamah agung dalam kasus ini.

Baca juga: Dua Terdakwa Kasus Korupsi Dana Hibah KONI Divonis 3 Tahun 4 Bulan Penjara, Kuasa Hukum Akan Banding

Baca juga: Kasus Korupsi Bansos Covid-19, Rumah Politikus PDIP Ihsan Yunus Digeledah KPK

"Tajuddin menerangkan perkara tersebut di lakukan peyidikan polres Banjarbaru dan dilimpahkan ke Kejari Kabupaten Banjar.

"Upaya polres memback up dari kejaksaan kabupaten Banjar manakala ada informasi yang dperlukan kejari martapura sebagai bahan melakukan upaya hukum kasasi," tambah dia.

Tajuddin menambahkan menurut hakim bahwa yang dilakukan oleh sekdes dan pembakal merupakan diskresi, berbeda dengan jaksa penuntut umum dan penyidik bahwa perbuatan sekdes dan pembakal merupakan perbuatan melawan hukum melakukan pungutan liar.

Tajudin berharap dalam putusan kasasi nantinya perkara ini akan terbukti telah terjadi tindak pidana korupsi yang di lakukan oleh dua terdakwa.

Untuk diketahui Mansyur dan Abdul Rasid didakwa melakukan pungli terhadap warga yang mendapatkan rumah khusus untuk nelayan.

Baca juga: Korupsi Kalsel : Terdakwa Kasus Lahan Jembatan Timbang Tabalong Divonis Bebas, Jaksa Lakukan Kasasi

Mejelis hakim yang diketuai Daru Swastika SH menjatuhkan vonis membebaskan kedua terdakwa dari segala tuntutan dan dakwaan.

Atas putusan ini, dalam salah satu pertimbangannya dikatakan pungutan tersebut bukan kehendak kedua terdakwa tetapi hasil kesepakatan penerima rumah untuk kepentingan membuat akses jalan menunju rumah yang dibangun tersebut. (Banjarmasin post.co.id/Khairil Rahim)

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved