Breaking News:

BTalk

BTalk, Warga Kalsel Supaya Bijak Pilih Kontrasepsi di Masa Pandemi

Dosen Kebidanan Universitas Muhammadiyah Banjarmasin sarankan warga Kalsel menggunakan implan, IUD atau spiral supaya program KB tak terputus.

Penulis: Salmah
Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/SALMAH SAURIN
Dosen Kebidanan Universitas Muhammadiyah Banjarmasin (UMB), Bardiati Ulfah SST MKeb (kiri), dalam program tayangan BTalk yang dipandu jurnalis Banjarmasin Post, Anjar Wulandari, berbincang tentang alat kontrasepsi, Sabtu (17/4/2021) pukul 16.00 Wita. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Selama pandemi Covid-19, ternyata banyak akseptor KB yang putus berkontrasepsi alias tidak melanjutkan ber-KB.

Penyebabnya, akses layanan kesehatan khususnya untuk KB, sempat terkendala. 

Fenomena di atas sebagaimana disampaikan Bardiati Ulfah SST MKeb, dosen Kebidanan Universitas Muhammadiyah Banjarmasin (UMB) pada acara BTalk, Sabtu (17/4/2021) pukul 16.00 Wita. 

Program Banjarmasin Post ini membahas tema Bijak Pilih Kontrasepsi di Masa Pandemi.

Baca juga: Masih Ada Warga Buang Sampah di TPS yang Sudah Ditutup DLH Kota Banjarmasin

Baca juga: Lengang, Belum ada Penjagaan di Perbatasan Kalsel-Teng Tekan Penyebaran Covid-19

"Data BKKBN, akseptor atau pemakai Alat Kontrasepsi banyak yang terputus ber-KB. Ini karena akses pelayanan sempat terganggu, sementara para ibu di Kalsel lebih dominan menggunakan pil KB," ujar Bardiati Ulfah yang dipandu dipandu Anjar Wulandari, Jurnalis Banjarmasin Post.

Pil KB adalah Alat Kontrasepsi paling banyak dipakai di Provinsi Kalsel.

Bahkan, Kalsel termasuk urutan dua nasional. Masalahnya, saat pil habis dan kondisi saat itu ada PSBB dan sebagainya, akhirnya sulit terjadi interaksi untuk mendapatkan pil KB.

Lantas apa Alat Kontrasepsi yang cocok selama pandemi? Menurut Bardiati, harus lihat dulu keperluannya untuk apa, apakah tujuannya untuk menunda kehamilan, menjarangkan kehamilan atau menghentikan kehamilan. 

Baca juga: Kelangkaan Elpiji Kalsel, Distribusi Terhambat, Krisis Gas Mengancam Kalsel

Baca juga: SMKN 3 Banjarmasin Resmikan Hotel Borneo Syariah, Pelanggan Bisa Pesan Lewat Aplikasi

Kemudian, lanjut Bardiati Ulfah, dicek pula berapa usia si ibu, kalau punya anak berapa usia anak.

"Menurut saya, untuk alat kontrasepsi yang cocok untuk masa pandemi, disarankan pakai MKJP atau Metode Kontrasepsi Jangka Panjang, berupa implan, IUD atau spiral," jelas Bardiati. 

Dengan Implan dan IUD, maka tak perlu khawatir seperti konsumsi pil yang jangka pendek. Aseptor bisa lebih tenang karena pemakaian implan dan IUD lebih panjang waktunya. 

Acara BTalk ini rekamannya juga bisa disaksikan di kanal Youtube Banjarmasin News Video, Instagram Banjarmasin Post dan Facebook BPost Online. 

(Banjarmasinpost.co.id/Salmah Saurin)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved