Breaking News:

Berita Banjarmasin

Kelangkaan Elpiji Kalsel, Jalan Rusak, Distribusi Gas ke Wilayah di Kalteng Terdampak

Kelangkaan elpiji Kalsel, Krisis Liquefied Etroleum Gas (LPG) atau elpiji mengancam sebagian besar wilayah yang ada di Kalimantan Selatan (Kalsel) beb

Penulis: Frans Rumbon | Editor: Edi Nugroho
Bhabinkamtibmas Polsek Banjarmasin Utara
ilustrasi: Puluhan warga tampak antre elpiji 3 di depan Pangkalan H Samsudin di Sungai Andai, Banjarmasin, Sabtu (20/2/2021). 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kelangkaan elpiji Kalsel, Krisis Liquefied Etroleum Gas (LPG) atau elpiji mengancam sebagian besar wilayah yang ada di Kalimantan Selatan (Kalsel) beberapa waktu ke depan.

Hal ini disebabkan rusaknya infrastruktur jalan yang menjadi urat nadi pendistribusian elpiji ke berbagai wilayah di Kalsel yakni Jalan Gubernur Syarkawi dan juga jalan nasional di Desa Gampa Asahi Batola.

Elpiji sendiri disuplay dari Depot Mini LPG Pertamina yang berlokasi di sekitar Jembatan Barito, Kabupaten Batola.

Dari Depot Mini LPG Pertamina ini, barulah elpiji didistribusikan ke berbagai Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Kalsel menggunakan mobil skidtank.

Baca juga: Kelangkaan Elpiji Kalsel, Distribusi Terhambat, Krisis Gas Mengancam Kalsel

Baca juga: Lebih Seratus Pangkalan Elpiji Melon Tak Berizin, Pemkab Tala Lakukan Pembinaan

Baca juga: Respons Keluh Kesah Pangkalan Elpiji Melon, Pemkab Tala Siapkan Solusi ini

Baca juga: Pemkab Tala Susun Raperbup Tata Niaga Elpiji Melon, Pangkalan Minta HET Ditinjau Ulang

Dan dikarenakan rusaknya infrastruktur jalan bahkan sangat sulit untuk dilalui, membuat mobil skidtank pun tidak melakukan pendistribusian secara normal sehingga distribusi elpiji pun terhambat.

Khususnya pendistribusian melalui poros Jalan Gubernur Syarkawi, daerah yang terdampak adalah Banjarmasin, Banjarbaru, Martapura, Pelaihari, Batulicin, Tanahbumbu hingga Kotabaru terhambat.

Sedangkan pendistribusian melalui Desa Gampa Asahi berdampak ke daerah Banua Enam seperti Tapin, Kandangan, Barabai, Amuntai, Nagara, Balangan hingga Tabalong.

Dan tidak hanya Kalsel saja yang ikut terdampak, pasalnya beberapa daerah di Kalteng pun juga dipastikan bakal terdampak karema menerima distribusi dari Depot Mini LPG Pertamina di sekitar Jembatan Barito.

"Untuk jalur di Desa Sungai Gampa, ada tambahan yang terdampak beberapa daerah di Kalimantan Tengah (Kalteng) yaitu Barito Timur, Barito Utara dan Murung Raya," ujar Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Kalsel, H Saibani, Sabtu (17/4/2021).

Saibani pun menegaskan bahwa untuk stok elpiji sendiri sebenarnya sangatlah mencukupi bahkan menurutnya sangatlah melimpah.

"Stok berlimpah sebenarnya, bahkan ada penambahan fakultatif 7,3 persen. Tapi kami kesulitan melakukan distribusi karena rusaknya infrastruktur. Kami berharap pemerintah dan instansi terkait bisa membantu kami agar distribusi ke masyarakat bisa kembali lancar," pungkasnya.(Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved