Breaking News:

Berita Bisnis

Kurangi Polusi di Udara, Pertamina Terapkan Program Langit Biru di Banjarmasin

Pertamina berkomitmen mendukung penekanan polusi udara dengan Bahan Bakar Minya ramah lingkungan melalui Program Langit Biru

humas pertamina
pengisian BBM di SPBU 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN – Menyusul Kota Pontianak, Mempawah, Balikpapan, Samarinda, Proram Langit Biru (PLB) di Kota Banjarmasin akan dilaksanakan mulai Minggu (18/4/2021) hingga enam bulan kedepan.

Selain membangun fasilitas menjawab kebutuhan BBM dalam negeri dan berstandar kualitas dunia, Pertamina berkomitmen untuk mendukung upaya penekanan polusi udara dengan memberikan pengalaman kepada masyarakat menggunakan Bahan Bakar Minyak dengan oktan lebih tinggi yang lebih ramah lingkungan melalui Program Langit Biru.

Upaya ini sejalan dengan Peraturan Pemerintah No. 41 Tahun 1999 mengenai Pengendalian Pencemaran udara yang perlu menjadi perhatian seluruh pihak.

Hal tersebut dapat dilakukan dengan pengendalian emisi gas buang kendaraan bermotor dengan menggunakan BBM yang berkualitas dan ramah lingkungan.

Baca juga: Selama Ramadhan, Pertamina Pastikan LPG 3 Kg di Kalimantan Selatan Aman

Baca juga: Tingkatkan Pelayanan Menuju Polri Presisi, Polda Kalsel Segera Benahi Ruang Layanan SPKT

Program Langit Biru ini merupakan program edukasi untuk memberikan pengalaman manfaat menggunakan BBM dengan Oktan Lebih Tinggi yaitu beroktan 90 yaitu Pertalite, terkhusus kepada masyarakat yang masih menggunakan BBM beroktan Rendah.

Program Langit Biru ini menyasar kepada para pengendara kendaraan roda 2 atau roda 3 dan kendaraan umum dengan plat kuning yang dapat menikmati program ini, yaitu Pertalite Harga Khusus, pembelian Pertalite lebih hemat seharga Premium yaitu Rp 6.450/liter.

Susanto August Satria, Unit Manager Comm, Rel & CSR MOR VI, Minggu (18/4/2021) mengungkapkan dengan adanya program ini diharapkan para pengendara tersebut dapat menikmati BBM dengan kualitas yang baik dan tentunya ramah lingkungan ditambah lagi masyarakat dapat menjadi lebih nyaman menggunakan kendaraan umum dengan rendah polusi.

“Indonesia menjadi salah satu dari 7 negara (Mesir, Ukraina, Srilanka, Kolombo, Bangaladesh, dan Mongolia) yang masih memiliki BBM beroktan 88 bahkan negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura pun sudah tidak lagi menjual BBM beroktan rendah tersebut,” kata Satria.

Baca juga: Vaksinasi di Tanahlaut Jalan Terus, Setelah Instansi Pelayanan Publik Geser ke Sasaran ini

Program Langit Biru di Kalimantan telah dilaksanakan di Pontianak dan Mempawah pada (14/3).

Halaman
12
Penulis: Nurholis Huda
Editor: Eka Dinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved