Breaking News:

Pilkada Kalsel 2020

Bawaslu Adukan Komisioner KPU Banjar Kalsel  ke DKPP,  Ini Kasusnya

Bawaslu Banjar Adukan Komisioner KPU Banjar Kalsel ke DKPP terkait komunikasi Komisioner Banjar dengan ketua tim sukses paslon Pilgub kalsel

banjamasinpost.co.id/Mukhtar wahid
M Syahrial Fitri, Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran pada Bawaslu Kabupaten Banjar. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Banjar sudah melaksanakan rapat pleno untuk membuat laporan pengaduan etik ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Republik Indonesia. 

Koordinator Bidang Penindakan Pelanggaran pada Bawaslu Kabupaten Banjar, M Syahrial Fitri mengatakan ada satu nama anggota KPU Kabupaten Banjar yang pasti diadukan pihaknya ke DKPP RI.

Pengaduan itu terkait fakta persidangan yang terungkap di Mahkamah Konstitusi RI, adanya percakapan komunikasi melalui sambungan telepon yang terekam antara anggota KPU Kabupaten Banjar dengan seorang ketua tim sukses peserta Pilgub Kalsel 2020 tingkat Kabupaten Banjar. 

Menurut Syahrial Fitri, sebelum rapat pleno Bawaslu Kabupaten Banjar memutuskan membuat laporan pengaduan sidang etik penyelenggara di DKPP RI. 

Baca juga: Bawaslu Banjar Awasi Rekam Jejak Calon Anggota PPK dan KPPS di wilayah PSU

Baca juga: PSU Pilgub Kalsel 2020, Komisioner Bawaslu Banjar Ini Sebut Sudah Petakan Pengawas di 502 TPS

Serangkaian penelusuran dan pemanggilan klarifikasi para pihak dilakukan pihak Bawaslu Kabupaten Banjar.

Para pihak mengakui percakapan tersebut hingga kesimpulan akhirnya, Bawaslu Kabupaten Banjar menguji dugaan pelanggaran etika selaku penyelenggara di DKPP RI.

Syahrial Fitri mengaku laporan pengaduan itu belum didaftarkan ke DKPP karena pihaknya sedang menerima sejumlah pengaduan dari tim hukum dan tim sukses peserta Pilgub Kalsel yang terjadi di wilayah Pemungutan Suara Ulang (PSU).

"Hasil pleno Bawaslu Kabupaten Banjar terkait informasi awal dugaan pelanggaran etik penyelenggara pasca putusan MK sudah kami tindak lanjut. Kami sebagai pengadu di DKPP atas tindakan anggota KPU Kabupaten Banjar berinisal AKO," katanya.

Baca juga: Bawaslu Banjar Akan Gelar Pleno Kajian Pelanggaran Pilgub Kalsel 2020 Pascaputusan MK

Syahrial Fitri mengaku satu anggota KPU Kabupaten Banjar yang bakal diadukan pihaknya ke DKPP berinisal AM menunggu proses penyidikan kepolisian daerah Kalsel terkait keabsahan surat pernyataan yang menjadi alat bukti di MK.

"Kalau hasil penyidikan polisi ada yang ditetapkan tersangka dalam kasus surat pernyataan tersebut. Maka, langsung kami sertakan dalam laporan pengaduan ke DKPP," katanya.

(Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved