Berita Kotabaru

Terima 5 Ribu Rapid Test Antigen, Dinkes Kotabaru Rencanakan Screening Acak

Dinkes Kotabaru baru saja menerima 5 ribu Rapid Test Antigen dari Pemprov Kalsel. Rencananya, dinkes akan melaksanakan screening secara acak

Penulis: Herliansyah | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/Helriansyah
Plt Kadinkes Kotabaru Hajjah Ernawati 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Pelaksana Tugas (Plt) Kadinkes Kotabaru Hajjah Ernawati mengatakan rapid test antigen dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel baru diterima, Kamis (22/4/2021) kemarin. 

Bantuan rapid test antigen sebagai perangsang bagi satgas Kotabaru melakukan screning seluas-luasnya, dalam upaya menekan tinggi kasus kematian pasien Covid-19.

Rapid test antigen sebanyak 5.000 Kit dari Pemprov Kalsel, diterima kemarin di simpan di gudang farmasi Dinkes Kotabaru.

Plt Kadinkes Kotabaru Hajjah Ernawati mengatakan, terkait penggunaan 5.000 rapid test antigen, rencana akan dirapatkah terlebih dahulu dengan satgas Kotabaru.

Baca juga: Polda Kalsel Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Masyarakat, Kapolda: Seluruh Masyarakat Harus Divaksin

Baca juga: Wali Kota Banjarbaru Terima 5.000 Rapid Test Antigen dari Pj Gubernur Kalsel

Baca juga: VIDEO Pengunjung Sejumlah THM dan Kafe di Banjarmasin Jalani Rapid Test Antigen

"Harus dirapatkan dulu. Bagaimana nanti penanganannya kepada masyaraka," terang Ernawati kepada banjarmasinpost.co.id, Jumat (23/4/2021).

Rapid antigen, juga akan digunakan untuk aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Kotabaru

"Jadi rapid antigen dilakukan secara acak. Misal dimana terpapar di titik itu dilakukan antigen. Sama juga dengan di SKPD," terang Ernawati. 

Sebelumnya diberitakan, Wakil Ketua DPRD Kotabaru H Mukhni AF mengapresiasi langkah Pj Gubernur Kalsel, satgas Kotabaru melakukan screning sebanyak-banyaknya. 

Baca juga:  Rapid Test Antigen di Bandara Syamsudin Noor Diterapkan, Traffic Penumpang Tak Terpengaruh

Mukhni pun sempat mengungkapkan, rapid antigen stimulus Pemprov Kalsel terlalu kecil. Untuk menambah jumlah antigen, Pemerintah Kabupaten perlu melaksanakan pengadaan. 

Bahkan, Mukhni pengadaan melalui refocusing anggaran secepatnya dilakukan.

(Banjarmasinpost.co.id/Helriansyah)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved