Berita Bantul

Sate Maut di Bantul Salah Sasaran? Ciri-ciri Perempuan Misterius Pengirimnya Mulai Diketahui

Kasus sate beracun tewaskan anak pengojek online di Bantul terus diusut. Wanita misterius pengirimnya kini dicari polisi.

tribunnews.
Ilustrasi sate. Pengojek online Bandiman menunjukkan foto anaknya yang tewas usai santao sate beracun. 

Editor : Anjar Wulandari

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANTUL- Kasus kematian bocah Naba Faiz Prasetya (8) usai menyantap sate beracun masih terus diusut.

Polisi mendalami kemungkinan sate maut itu salah sasaran. Informasi terkini, polisi mulai mengetahui cici-cici dari wanita misterius yang mengirimkan sate maut itu.

Diketahui, Naba, bocah dari Padukuhan Salakan, Kalurahan Bangunharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul meninggal dunia setelah menyantap sate yang dibawa oleh ayahnya yang berprofesi ojek online, Minggu (25/04/21).

Sate itu adalah orderan offline yang diterima sang ayah dari seorang wanita misterius yang tidak diketahui identitasnya.

Menurut Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Ngadi, ada dua saksi tambahan yang sudah diperiksa oleh penyidik. Total saksi yang sudah diambil keterangannya ada enam.

Baca juga: Pegawainya Diduga Gunakan Alat Swab Bekas di Bandara Kualanamu, Begini Kata Kimia Farma Diagnostik

Baca juga: Doa Tak Lazim Rafathar untuk Baim Wong yang Ultah, Putra Raffi Ahmad dan Nagita Tanyakan Kiano

Meski tidak menjabarkan secara detail identitas saksi, ia menyebut penerima makanan yang asli juga akan dimintai keterangan.

"Kami sudah berkomunikasi dengan penerima yang asli, nanti teknisnya bagaimana kami komunikasikan lagi.

Tentu kami masih mencari saksi-saksi lain, ada kemungkinan jumlah saksi bertambah. Keluarga korban sudah dimintai keterangan, tetapi kalau ada yang perlu dikonfirmasi lagi akan kami panggil lagi," katanya, Rabu (28/04/2021).

Saat ini pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan makanan, termasuk sate yang dikonsumsi oleh Naba.

Sampel makanan beracun itu sudah dikirimkan ke Balai Laboratorium Kesehatan dan Kalibrasi Yogyakarta sejak Senin (26/04/2021) kemarin.

Selain memeriksa saksi dan makanan, penyidik juga mengecek sejumlah CCTV.

Namun sayangnya tidak ada CCTV di lokasi kejadian.

"Kami periksa CCTV, tetapi CCTV dilokasi kejadian tidak ditemukan. Kami lihat CCTV yang memang diperlukan, dan nanti bisa menjadi petunjuk,"ujarnya.

Namun pihaknya telah mengetahui sedikit ciri-ciri dari perempuan yang mengirimkan sate tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved