Breaking News:

Berita Tabalong

Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang PBB P2 Tahun 2021 Mulai Didistribusikan BPPRD Tabalong

BPPRD Tabalong mendistribusikan SPPT Pajak Bumi Bangunan Perdesaan dan Perkotaan Tahun 2021 agar wajib pajak mengetahui dan melakukan pembayaran

Penulis: Dony Usman
Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/dony usman
Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani saat bayarkan PBB P2 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Pendistribusian Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) Pajak Bumi Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) Tahun 2021 mulai dilakukan.

Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Tabalong mulai mendistribusikan agar bisa mempercepat wajib pajak bisa mengetahui dan melakukan pembayaran.

Dari data yang ada untuk tahun 2021 ini BPPRD Tabalong telah menetapkan ada sebanyak 93.734 SPPT PBB P2 atau senilai Rp 7, 7 miliar.

Penyerahan SPPT PBB P2 telah dimulai dengan disampaikan kepada para camat yang sudah diserahkan Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani, pekan tadi.

Baca juga: Bupati Tabalong Terbitkan Edaran Pembatasan Keluar Daerah, Mudik dan Pengajuan Cuti bagi ASN

Baca juga: Dinas TPH Kalsel Dukung Pengembangan Sentra Holtikultura di Kabupaten Tabalong

Selanjutnya proses akan distribusi akan dilanjutkan para camat ke lurah dan kepala desa hingga akhirnya bisa sampai ke tangan wajib pajak atau masyarakat.

Kepala BPPRD Tabalong, H Erwan, Kamis (29/4/2021), membenarkan dokumen SPPT PBB P2 sudah mulai diserahkan dan jumlahnya mengalami peningkatan.

"PBB P2 tahub 2021 ini memang mengalami kenaikan," kata Erwan.

Untuk itulah pendistribusian SPPT PBB P2 tahun 2021 dilakukan sejak saat ini dengan melibatkan para camat, lurah, kepala desa hingga para kolektor.

Harapannya agar SPPT PBB P2 itu bisa cepat sampai ke tangan wajib pajak dan mereka akhirnya juga bisa segera melakukan pengecekan nilai pajak yang mereka terima dan melakukan pembayaran.

"Jadi ini upaya kami BPPRD bersama para camat, lurah, kepala desa hingga kolektor yang terus mendukung agar SPPT PBB P2 ini dapat lebih awal diterima wajib pajak atau masyarakat," katanya.

(banjarmasinpost.co.id/donyusman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved