Berita Tabalong

Puluhah Usaha Mikro Kecil Sudah Terdaftar di Sistem E-Marketplace Langsat Tabalong

Pelaku UMK di Tabalong, menjual alat tulis dan kantor, makanan, minum, komputer, termasuk percetakan, memanfaatkan E-Marketplace Langsat Tabalong.

Penulis: Dony Usman | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/DONY USMAN
Bupati H Anang Syakhfiani saat membuka sosialisasi pengadaan barang jasa pemerintah memanfaatkan E-Marketplace di Pendopo Bersinar, Kota Tanjung, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Kamis (3/12/202). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong, Kalimantan Selatan, siapkan penggunaan e-marketplace untuk belanja Pengadaan Barang dan Jasa yang nilai pagunya Rp 50 juta ke bawah.

E-Marketplace yang digunakan dinamai dengan Layanan Belanja Langsung Secara Digital (Langsat) Tabalong,  bekerja sama dengan Mbiz Market selaku platform penyedia layanan belanja online.

Layanan Belanja Online ini melibatkan pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) khusus dari lokal Kabupaten Tabalong agar bisa membantu pengembangannya.

Hingga saat ini sudah terdata ada puluhan yang UMK Tabalong yang terdaftar dalam sistem LANGSAT TABALONG.

Baca juga: E-Marketplace Langsat Tabalong Segera Diluncurkan, Layani Pengadaan Barang Jasa di Bawah Rp 50 Juta

Baca juga: Memudahkan Wajib Pajak, BPPRD Tabalong Kerja Sama dengan Fitur e-Money

Diketahui, E-Marketplace Langsat Tabalong ini direncanakan akan diluncurkan dan mulai digunakan pada tahun ini.

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa pemkab tabalong, Subhan, menyampaikan, sudah ada sekitar 75 UMK yang sudah terdaftar di sistem di E-Marketplace Langsat Tabalong.

"Jenis usahanya, menjual alat tulis dan kantor atau ATK, makan minum, komputer, termasuk percetakan," katanya.

Pelaku UMK Tabalong yang masuk ke dalam E-Marketplace Langsat Tabalong bisa masuk ke dalam sistem setelah sebelumnya juga mendapatkan bimtek.

Baca juga: Langgar Edaran Terkait Mudik dan Cuti, ASN dan P3K Tabalong Akan Diberi Sanksi

Baca juga: Pemberian vaksin Covid-19 Untuk Lansia di Tabalong Terus Bertambah, Ini Capaiannya

Kemudian, pelaku usaha itu juga harus ada memiliki NPWP dan minimal ada surat keterangan berusaha dari RT, kepala desa atau lurah.

Ditambahkannya, terkait jangkuan layanan E-Marketplace Langsat Tabalong ini, untuk sementara di tahap awal hanya mencakup Kecamatan Tanjung, Kecamatan Murung Pudak dan Kecamatan Tanta.

Ini karena selain karena persoalan jaringan, juga dilihat dari data yang ada pelaku UMK yang masuk ke sistem memang dari tiga kecamatan tersebut.

(Banjarmasinpost.co.id/Dony Usman)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved