Berita Banjarbaru
Selama Lebaran, Pengunjung Wisata Banjarbaru Akan Diswab Antigen Acak
Tidak seperti mudik yang dilarang, sejumlah tempat wisata di Banjarbaru tetap buka selama libur Lebaran.
Penulis: Khairil Rahim | Editor: Edi Nugroho
Editor: Edi Nugroho
BANJARMASIN POST.CO,ID, BANJARBARU- Tidak seperti mudik yang dilarang, sejumlah tempat wisata di Banjarbaru tetap buka selama libur Lebaran.
Untuk memastikan tempat wisata menjalankan protokol kesehatan (prokes) dengan ketat, Polres kota Banjarbaru akan melakukan pengawasan selama libur Lebaran.
Petugas akan memastikan bahwa tempat wisata yang ada tetap membatasi pengunjung 50 persen.
Kapolres Banjarbaru AKBP Doni Hadi Santoso saat Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Persiapan Pengamanan Idul Fitri 1442 H dan Penegakan Pendisiplinan Covid -19 mengatakan menghadapi masa libur panjang Idul Fitri ada kesiagaan ditempat tempat pariwisata.
"Di kota Banjarbaru ini ada tempat pariwisata yang menjadi daya magnet baik dari luar daerah untuk menghabiskan masa panjang liburan tersebut," ujar dia.
Baca juga: Wisata Pagat Buka Saat Libur Lebaran, Kadisporapar Kabupaten HST Pastikan Layak Dikunjungi
Baca juga: Cegah Potensi Penularan Covid-19, Objek Wisata di Kecamatan Jaro Tabalong Ditutup Sementara
Baca juga: Wisata Kalsel, Taman Siring Joewita HST Jadi Tempat Beristirahat Saat Cuaca Panas
Selain menempatkan petugas di tempat pariwisata dan keramaian lain seperti mal di Banjarbaru juga akan dilakukan pengecekan ketat kesehatan. Bahkan juga akan dilakukan tes antigen secara random.
Pengecekan juga tetap dilakukan dan akan adanya tes swab antigen acak kepada para pemudik yang melintas saat pemberlakukan larangan mudik mulai tanggal 6 sampai dengan 17 Mei 2021.
Guna meminimalisir pergerakan masyarakat dan tidak mengizinkan masyarakat untuk melaksanakan mudik Polres akan mendirikan tiga pos penjagaan.
"Kita tempatkan di area Q Mall Banjarbaru, Komplek Citra Graha dan Simpang LIK Liang Anggang,” jelas dia.
Untuk diketahui, area Banjarbaru, Martapura, Banjarmasin tidak ada penyekatan yang dilakukan. Karena merupakan wilayah arus perkotaan yang diperbolehkan atau aglomerasi.
Namun, pos penjagaan dan prokes tetap dilaksanakan. Pos tersebut akan beroperasi 1×24 jam sampai dengan kebijakan larangan mudik berakhir.
Hadir juga dalam rakor Dandim 1006/ Martapura Letkol Inf Muchtarom S.I.P Bersama Wali kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin. (Banjarmasin post.co.id/Khairil Rahim).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/rapat-koordinasi-lintas-sektoral-persiapan-pengamanan122.jpg)