Breaking News:

Sosok Tokoh Kalsel

Mengenal Lebih Dalam Sosok Pendiri Rumah Asap Kalimantan Selatan

Selama ini masyarakat Kalimantan Selatan mungkin tak begitu mengenal salah satu sosok H Mohammad Hanafiah.

Penulis: Syaiful Anwar | Editor: Edi Nugroho
Foto istimewa
H Muhammad Hanafiah 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARMASIN - Selama ini masyarakat Kalimantan Selatan mungkin tak begitu mengenal salah satu sosok H Mohammad Hanafiah.

Lelaki kelahiran Kandangan, Hulu Sungai Selatan, 17 Juni 1904 ini, kata Mansyur SPd, mengutif buku Simanjuntak, P. N. H. (2003), Kabinet-Kabinet Republik Indonesia, sebelum berkiprah di tingkat nasional, pernah menduduki jabatan Residen Kalimantan Selatan di Banjarmasin (1950) dan Residen Sumatra Selatan di Palembang (1951).

Kemudian dipindah ke Jakarta menjadi Pegawai Tinggi pada Kementerian Pertanian, merangkap Direktur Yayasan Karet Rakyat Pusat di Jakarta dan Pimpinan INIRO (Balai Penelitian dan Pemakaian Karet) di Bogor.

Sejak awal tahun 1930-an, Hanafiah berkutat pada sistem budidaya karet dan merintis usaha-usaha rakyat berupa industri processing getah karet dengan mempelopori berdirinya rumah asap rakyat pertama di Kalimantan Selatan dan terus mendorongnya hingga mencapai 700-an unit rumah asap rakyat di Kalimantan Selatan pada tahun 1934.

Baca juga: Aberani Pejuang Geriliya, Pendiri Gerpindom dan Pejuang Kemerdekaan Asal Kalsel

Baca juga: Inilah Pendiri Sarikat Islam di Kalsel dan Penanam Nasionalime

Pada tahun tersebut usaha budidaya tanaman karet rakyat di Kalimantan selatan telah mencapai 110.000 ha dengan produksi 60.000 ton yang sebagian besar diekspor ke luar negeri. Atas prestasinya tersebut, ia terpilih menjadi anggota Plaatselijk Rubber Commissie (Komisi Karet Kabupaten) di Amuntai, kemudian Gewestelijk Rubber Commissie (Komisi Karet Provinsi) di Banjarmasin dan akhirnya di Central Rubber Commissie (Komisi Karet Pusat) di Jakarta.

Komisi ini bekerja untuk mengatur dan meningkatkan produksi serta mutu karet rakyat. Jenis-jenis karet unggul di Kalimantan Selatan mulai disebar luaskan pada masyarakat saat ia menjabat sebagai Direktur Yayasan Karet Rakyat tahun 1951.

Hanafiah meninggal di Banjarmasin 9 Juli 1981 pada usia 77 tahun. (banjarmasin post.co.id/syaiful anwar)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved