Breaking News:

Berita Kabupaten Banjar

Warga Binaan Lapas Karangintan Diminta Aktif Ikuti Semua Program Pembinaan

Warga binaan Lapas Karangintan diminta aktif mengikuti segala bentuk program pembinaan dan tidak melanggar tata tertib

Arbi untuk BPost
Warga binaan mengikuti Salat Idul Fitri di Lapas Karang Intan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Kamis (13/5/2021) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Gema takbir berkumandang di Masjid At Taubah Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Kamis (13/5/2021). 

Di momen kemenangan 1 Syawal 1442 Hijriah, Kepala Lapas Karang Intan, Wahyu Susetyo, menyampaikan sambutan Menteri Hukum dan HAM  RI, Yasona H Laoly. 

"Selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh umat Islam tidak terkecuali kepada masyarakat yang saat ini tengah menjalani masa tahanan di Lapas Karang Intan. Saya harap momen lebaran kali ini semuanya mendapatkan kebahagian serta saling memaafkan kesalahan masing-masing," ucap Yasona H Laoly melalui Kapala Lapas Karang Intan, Wahyu Susetyo.

Baca juga: 674 Warga Binaan Lapas Karang Intan Dapat Remisi Khusus, 7 Orang di Antaranya Remisi Plus Subsider

Baca juga: Haul Ke-215 Datu Kalampayan di Kabupaten Banjar Kalsel Khusus Kalangan Zuriah Saja

Baca juga: Ini, Sebaran Kasus Covid-19 di Kabupaten Banjar Kalsel

Selain menyerahkan surat keputusan (SK) remisi, di momen tersebut, Wahyu mengajak warga binaan pemasyarakatan (WBP)  untuk terus berperan aktif dalam mengikuti segala bentuk program pembinaan dan tidak melakukan perbuatan yang melanggar tata tertib dan melanggar hukum di Lapas.

"Sehingga dapat menjadi bekal mental positif untuk saudara kembali ke masyarakat” ajak Kalapas Karang Intan tersebut. 

Sementara Khotib sekaligus Imam, Ustadz H Muhammad  mengatakan, kumandang takbir dan tahmid adalah bentuk wujud kemenangan dan rasa syukur sebagai kaum muslim kepada Allah SWT. 

"Idul Fitri juga dimaknai kembali pada kesucian rohani, yang mengisyaratkan, bahwa setiap orang yang merayakan lebaran berarti ia sedang merayakan kesucian rohaninya, mengurai asal kejadian dan menikmati keberagaman yang benar, keberagamaan yang diridhoi Allah SWT. Di sinilah sesungguhnya letak keagungan dan kebesaran hari raya Idul Fitri, hari di mana para hamba Allah merayakan,” lanjut ustadz Muhammad.

Berhadir dalam kegiatan Salat Idul Fitri kali ini, Kepala Bidang Pembinaan, Bimbingan dan Teknologi Informasi Divisi Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Selatan, Sudirman Jaya, Kepala Lapas Karang Intan Wahyu Susetyo serta para pejabat struktural dan pegawai Lapas Karang Intan. (*)

Penulis: Siti Bulkis
Editor: Dwi Sudarlan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved