Berita Banjar
Kini Jadi Tempat Wisata Kalsel, Pengelolaan Masjid Bambu Kiram Diserahkan ke Biro Kesra Prov Kalsel
Masjid Bambu di Desa Kiram Kabupaten Banjar yang pembangunannya menyedot anggaran Rp 15 miliar kini pengelolaanya diserahkan ke Biro Kesra
Penulis: Milna Sari | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Masjid Bambu di Desa Kiram Kabupaten Banjar tak hanya menjadi tempat ibadah bagi umat muslim.
Masjid bambu pertama di Kalsel ini kini juga menjadi salah satu tempat wisata di Kabupaten Banjar.
"Unik, banyak yang foto-foto di sana diunggah ke Instagram jadi pengen lihat juga," ujar salah satu warga Banjarbaru, Bambang, Jumat (21/5/2021).
Masjid dengan salah satu bahan bangunannya terbuat dari bambu menurut Bambang tergolong unik di Kalsel.
"Apalagi saat libur lebaran kemarin banyak lagi yang datang," ujarnya.
Baca juga: Masjid Bambu Kiram Disebut Tak Mirip Dengan Desainnya, Ini Penjelasan PUPR Kalsel
Baca juga: KalselPedia - Uniknya Masjid Bambu Kiram Kabupaten Banjar, Masjid Bambu Pertama di Banua Kalsel
Sementara Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Kalsel Agung Dewanto mengatakan masjid yang dibangun dengan anggaran sekitar Rp 15 miliar telah diserahkan ke Biro Kesra Setdaprov Kalsel untuk pengelolaannya.
"Masjidnya sudah difungsikan oleh masyarakat dan pengelolaan juga sudah diserahkan ke Biro Kesra," ujar Agung.
Terkait masjid berbentuk jukung tersebut yang hingga kini belum juga diresmikan menurut Agus itu adalah kewenangan Biro Kesra. Meski begitu hal terpenting menurutnya masjid sudah bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.
Baca juga: VIDEO Masjid Bambu Pelengkap Fasilitas Religi dan Wisata Alam di Kiram Kabupaten Banjar
Tambah Agung Masjid Bambu Kiram nantinya akan dibuatkan SK oleh gubernur yang pengurusnya nantinya akan disusun oleh Biro Kesra.
"Sama seperti Masjid Raya Sabilal Muhtadin," tambahnya.
(banjarmasinpost.co.id/milna sari)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/masjid-bambu-di-desa-kiram-kabupaten-banjarr.jpg)