Berita Banjarbaru
VIDEO Kebakaran Kalsel : 24 Bangunan Eks Pasar Bauntung Banjarbaru Terbakar
Sebanyak 24 bangunan Eks Pasar Bauntung, Banjarbaru, Kalimantan Selatan terbakar
Penulis: Siti Bulkis | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Sebanyak 24 bangunan Eks Pasar Bauntung, Banjarbaru, Kalimantan Selatan terbakar, Jumat (28/5/2021) sekitar pukul 14.20 wita.
Sekretaris Daerah (Sekda) Banjarbaru, Drs H Said Abdullah di dampingi Kepala Dinas Perdagangan Kota Banjarbaru, Abdul Basid mengatakan, 24 bangunan yang terbakar terdiri dari toko 22 buah, kantor dan Musalla.
"Semua yang terbakar adalah pertokoan kosong atau sudah tidak digunakan lagi," ujar Said.
Setelah peristiwa ini, tempat ini akan segera dibereskan dan pagar seng yang sebelumnya akan kembali di pasang dan sepertinya akan dilakukan eksekusi keseluruhan terhadap lahan ini.
Lebih lanjut, Said turut mengucapkan terima kasih kepada para relawan, BPK Banjarbaru, BPK Banjar dan lainnya yang telah membantu sehingga api cepat ditangani dan tidak melebar ke toko-toko yang masih berisi di seberangnya.
"Sehingga kami (Pemerintah Banjarbaru) hanya mengalami kerugian bangun gedung-gedung ini," ujarnya.
"Ini musibah, karena memang cuaca yang cukup panas. Mudah-mudahan ini yang terakhir dan tidak ada lagi yang berikutnya," lanjut Said.
Ditambahkan Said, untuk aliran listrik di Eks Pasar Bauntung Banjarbaru ini sudah diputus sejak dilakukan penutupan.
Namun, saat disinggung apakah kebakaran ini ada indikasi sabotase ?
Said mengatakan, untuk hal tersebut biar pihak yang berwenang yang memeriksa nantinya yang akan mengetahuinya.
"Saya berharap ini murni hanya kecelakaan serta terik matahari yang cukup panas. Sehingga apakah ini sengaja atau tidak serahkan saja kepada pihak yang berwenang," ujarnya.
Sementara warga Nuhin dan Reza yang ada saat kejadian mengatakan, api pertama dilihat ada di bagian depan toko.
"Kalau awalnya tidak tahu api datang dimana, hanya saja saat melintas sehabis datang dari menjenguk anak di pondok, tiba-tiba sudah ada api di bagian depan toko," ujarnya.
Lalu, dirinya memanggil Reza untuk memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya. Namun, hal tersebut tidak berhasil.
"Apinya semakin besar dan kami kewalahan, akhirnya ada yang memanggil pemadam dan datanglah BPK Banjarbaru, BPK Kabupaten Banjar dan lainnya," ujarnya.