Berita Kalteng
VIDEO Wisata Kuliner Bermunculan di Bantaran Sungai Mentaya Sampit
Wisata kuliner semakin meramaikan bantaran Sungai Mentaya Sampit yang menyediakan makanan khas daerah setempat
Penulis: Fathurahman | Editor: Eka Dinayanti
Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST CO.ID, SAMPIT - Sungai Mentaya Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, saat ini banyak dimanfaatkan untuk pengembangan wisata oleh pemerintah kabupaten setempat juga kalangan masyarakat sebagai peluang usaha.
Pemerintah Kotim membangun Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM), Dermaga Wisata Habaring Hurung untuk kapal atau kelotok susur sungai, juga ada kawasan wisata ikon Kotim, berupa patung ikan jelawat di bantaran sungai.
Belakangan muncul wisata kuliner yang dibangun oleh warga bantaran Sungai Mentaya yang memanfaatkan bagian belakang rumah mereka.
Beberapa pengunjung yang datang ke rumah makan di bantaran Sungai Mentaya Sampit mengaku senang bisa makan sambil melihat aktivitas lalu lalang kapal maupun kelotok.
Baca juga: VIDEO Air Pasang Rendam Jalan Jafri Zamzam Banjarmasin
Baca juga: VIDEO 20 Disabilitas Ikuti Pelatihan Budi Daya Ikan Sistem Bioflok di Kota Banjarbaru
"Makan bersama keluarga sambil menikmati aktivitas lalulalang kapal, menambah nikmat suasana makan kami, " ujar Dian salah satu pengunjung Rumah Makan Kampoeng Oelin di bantaran Sungai Mentaya, Sampit, Senin (31/5/2021).
Sementara itu, HM Wahyudi K Anwar, salah satu pemilik usaha kuliner di bantaran Sungai Mentaya Sampit, mengatakan, warung miliknya sudah sepuluh tahun dibuka dikenal menyediakan makanan khas lokal di Sampit.
"Jika mencari makanan khas orang Sampit ada di sini, " ujarnya.
Wahyudi mengatakan, membangun usaha kuliner di bantaran Sungai Mentaya ada nilai lebihnya, terutama panorama dan aktivitas lalulalang kapal di sungai.
"Sebenarnya, dulu ada kapal untuk tempat makan di sini, tetapi tenggelam, namun makan di warung ini juga bisa menikmati panorama sungai," ujarnya.
banjarmasinpost.co.id / faturahman