Breaking News:

Berita Banjar

Pemkab Banjar Terima Hibah Jembatan Gantung Baja

Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Selatan menghibahkan jembatan gantung berbahan baja kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar di Aula Ba

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Edi Nugroho
Humas Pemkab Banjar
Sekda Banjar HM Hilman (kanan) memperlihatkan berita acara serah terima hibah jembatan gantung berbahan baja yang diteken bersama di Aula Barakat Kantor Bupati Banjar, Rabu (2/6/2021) 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Selatan menghibahkan jembatan gantung berbahan baja kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar di Aula Barakat Kantor Bupati Banjar, Rabu (2/6/2021).

Jembatan gantung itu berada di Desa Keliling Benteng Ulu, Kecamatan Martapura Barat dan di Desa Lobang Baru, Kecamatan Pengaron.

Penandatanganan berita acara serah terima hibah dilakukan antara Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, HM Hilman dengan Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional Kalimantan Selatan, Syauqi Kamal dan Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Kalimantan Selatan, Tito Purnomo Ramadhani.

Bupati Banjar H Saidi Mansyur diwakili Sekda Banjar HM Hilman mengapresiasi dan berterima kasih atas hibah tersebut.

Baca juga: Tersangkut di Jembatan Desa Rangas HST, Truk Gandeng Ini Sempat Macetkan Jalan

Baca juga: Warga Banjang Kabupaten HSU Harapkan Jembatan Rusak Diperbaiki

Baca juga: Cara Mudah Dapat Diskon Token Listrik PLN Juni 2021 untuk Pelanggan 900V dan 450V

Baca juga: Warga Desa Alat Kabupaten HST Bangun Jembatan Darurat yang ke-9 Kali

Menurut HM Hilman, keberadaan jembatan gantung Keliling Benteng dan Lobang Baru merupakan akses satu-satunya bagi warga setempat.

"Terima kasih yang sebesar-besarnya Pemerintah Pusat hadir langsung untuk Masyarakat Kabupaten Banjar pada level desa," katanya.

Lebih lanjut, HM Hilman menjelaskan untuk mengatasi masalah infrastruktur terkait dengan aksesibilitas di wilayah Kabupaten Banjar yang dilintasi banyak sungai baik itu sungai besar dan sungai kecil di 154 desa dari 290 desa dan kelurahan, sangat membutuhkan keberadaan jembatan.

"Tentunya jembatan yang mendukung untuk kelancaran arus barang dan jasa untuk pertumbuhan ekonomi dan kegiatan kemasyarakatan," ujarnya.

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan, Selatan Syauqi Kamal menjelaskan mengenai kualitas dan biaya pembuatan jembatan Keliling Benteng dan Lobang Baru yang dihibahkan dan berpesan mengenai cara pemeliharaannya.

"Jembatan yang kami serahkan ini satu di Desa Keliling Benteng Ulu dan Desa Lobang Baru Kabupaten Banjar, jembatannya itu jenis jembatan gantung pejalan kaki kelas II," katanya.

Lebih jelas diungkapnya agak kaku jembatannya ini lebih stabil kalau dilintasi, panjangnya 60 meter, lebarnya sekitar 1,8 meter dengan aset totalnya Rp.13.089.217.161.

Sayuqi Kamal berpesan agar jembatan gantung tersebut awet dilintasi untuk pemeliharaannya, karena dari baja. Hanya saja, biasanya sering itu bautnya cepat longgar akibat getaran.

"Kalau karat agak kurang karena bukan daerah laut," katanya.

Menurutnya design jembatan gantung itu sudah diperhitungkan dengan baik supaya kecil kemungkinan tergerus oleh bencana banjir. (banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved