Breaking News:

WEEKLY ANIMAL

WEEKLY ANIMAL :  Menetaskan Telur Biawak Tanpa Ribet

Alat paling umum yang perlu dipersiapkan dalam cutting atau merobek cangkang telur biawak meliputi cutter, gunting dan korek.

Penulis: Kristin Juli Saputri | Editor: Hari Widodo
Tim Video Banjarmasin Post
Memet dan telur biawak yang ditetaskan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Biawak (Varanus Salvator) merupakan sebangsa kadal berukuran menengah dan besar yang keberadaannya tersebar di daerah beriklim panas dan tropis Afrika, Asia dan Australia.

Biawak biasanya tinggal tidak jauh dari perairan, biasanya di hutan lembab, padang rumput, dan sekitar hilir sungai.

Di daerah perkotaan, biawak kerap ditemukan di gorong-gorong saluran air yang bermuara ke sungai.

Biawak memakan meragam jenis makanan, mulai dari serangga, ketam, berbagai jenis kodok, ikan, reptilia kecil, burung, serta mamalia kecil seperti tikus dan cerurut.

Baca juga: WEEKLY ANIMAL - Kontes Ikan Koi di Amanah Borneo Park Kota Banjarbaru

Baca juga: VIDEO - WEEKLY ANIMAL Robek Telur Ular Ball Python, Isinya Dihargai Rp 15 Juta Rupiah Per Ekor

Baca juga: WEEKLY ANIMAL-Burung Perkutut Tiga Ratus Juta, Ternak Perkutut Ala Sumo Bird Farm Banjarmasin

Biawak sangat pandai memanjat dan berenang. Di musim kawin, biawak jantan biasanya berkelahi lebih dulu untuk memperlihatkan kekuasaannya atau untuk mempereputkan biawak betina.

Pertarungan biawak dilakukan sambil ‘berdiri’. Kedua biawak itu lalu saling memukul atau saling tolak sambil berdiri pada kaki belakangnya, sehingga tampak seperti menari bersama.

Perkembangbiakan biawak adalah dengan cara ovipar atau bertelur. Telur-telur biawak disimpan di pasir atau lumpur di tepian sungai, bercampur dengan daun-daun busuk dan ranting.

Temperatur di sekitar sarangnya sangat mempengaruhi jenis kelamin dari bayi biawak yang akan menetas. Jika temperaturnya tinggi, bayi jantan akan menetas lebih banyak, dan sebaliknya, apabila rendah, maka bayi betina lebih banyak menetas.

Biawak kini sudah banyak dipilih para penghobi hewan eksotis untuk dijadikan hewan peliharaan oleh karena keunikkannya dan beberapa faktor lainnya.

Maka dari itu kini biawak sudah banyak dibudidayakan untuk dapat diperjual belikan tanpa mengurangi populasinya di habitatnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved