Breaking News

Ekonomi dan Bisnis

Bitcoin Terpuruk, Diyakini Masih Tetap Populer dan Beranjak Naik

Harga bitcoin beberapa hari terakhir terpuruk. Namun diyakini akan kembali bangkit dan tetap menjadi favorit.

Editor: M.Risman Noor
THINKSTOCKS
Ilustrasi Bitcoin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Harga bitcoin beberapa hari terakhir terpuruk. Namun diyakini akan kembali bangkit dan tetap menjadi favorit.

Terungkap di konferensi Bitcoin yang digelar di Miami, Amerika Serikat, pada 4-5 Juni 2021 disebut menghadirkan sejumlah sentimen positif untuk aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar itu.

Bitcoin kini makin dikenal dan merambah ke seluruh penjuru dunia.

CEO Indodax Oscar Darmawan mengatakan, ada beberapa isu menarik yang memberikan sentimen positif untuk Bitcoin.

Pertama, rencana CEO Twitter Jack Dorsey yang akan bekerja sama dengan perusahaan keuangan Square Inc untuk membuat penambangan Bitcoin yang ramah lingkungan.

Baca juga: Berhasil Daftar Kartu Prakerja Gelombang 17, Buka www.prakerja.go.id untuk Lolos Tahapan Berikutnya

Baca juga: Subsidi Listrik Berakhir Juni 2021, Begini Cara Mendapatkan Diskon Hingga 50 Persen

“Karena memang banyak yang mengkritik bahwa mining Bitcoin tidak ramah lingkungan. Tentunya, ini adalah salah satu kabar baik dari hasil konferensi tersebut,” tutur Oscar dalam keterangan tertulis, Selasa (8/6/2021).

Dilansir dari kompas.com dengan judul deretan-sentimen-positif-bitcoin-dalam-konferensi-miami, hal lain yang membuat Bitcoin bakal terus diperhitungkan, pernyataan pemerintah El Salvador yang akan menjadikan Bitcoin sebagai mata uang sah.

Pemerintah El Salvador saat ini tengah membuat rancangan undang-undang dan akan segera diserahkan ke parlemen.

Ilustrasi bitcoin, aset kripto, cryptocurrency.
Ilustrasi bitcoin, aset kripto, cryptocurrency. (PEXELS/WORLDSPECTRUM)

“Masalah negara berkembang seperti inklusi keuangan digital yang rendah, masalah investasi luar negeri dan masalah inflasi yang tinggi akan teratasi dengan baik oleh Bitcoin yang mengadopsi teknologi blockchain,” kata Oscar.

Ketiga, platform BitMEX akan bermitra dengan perusahaan robot luar angkasa untuk benar-benar meletakkan Bitcoin fisik satu-satunya di bulan.

“Ini sesuai dengan jargon Bitcoin ‘to the moon’ yang artinya terbang tinggi hingga ke bulan,” kata Oscar.

Menurut Oscar, meski harga Bitcoin saat ini sedang turun dan orang-orang lebih tertarik dengan altcoin, Bitcoin masih menjadi aset kripto yang paling populer dan memiliki marketcap terbesar.

Adanya inovasi seputar Bitcoin ini diproyeksi akan mendorong perkembangan dari aset kripto tersebut.

“Inovasi Bitcoin yang ada akan membuat Bitcoin mempunyai permintaan yang lebih tinggi sehingga berpotensi bitcoin bisa naik kembali ke level yang lebih tinggi kedepannya,” ucap Oscar.

Mengutip dari kontan.co.id dengan judul harga-bitcoin-terjungkal-ke-level-us-32000-ini-penyebabnya, harga Bitcoin pada Selasa (8/6) jatuh ke titik terendah dalam lebih dari seminggu terakhir, menyusul prospek perubahan kebijakan moneter Amerika Serikat (AS) dan pengetatan regulasi aset kripto di China.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved