Breaking News:

Garuda Indonesia TUnggak Bayar Gaji

Garuda Indonesia Tunggak Bayar Gaji, Nilainya Mencapai Rp 327,92 Miliar

Garuda Indonesia menunda pembayaran kewajibannya akibat krisis keuangan yang sedang dialami maskapai tersebut. Nilai belum dibayar Rp 327,92 Miliar.

Editor: M.Risman Noor
dok. Instagram @garuda.indonesia
Tangkapan layar pesawat maskapai penerbangan Garuda Indonesia menggunakan masker, Selasa (13/10/2020). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Krisis keuangan dialami manajemen Garuda Indonesia. Maskapai penerbalakungan plat merah ini harus menunggak bayar gaji karyawan.

Nilai tunggakan cukup fantastis. Mencapai Rp 327, 92 miliar. Penundaan pembayaran gaji terjadi di semua tingkat jabatan.

Garuda pun melakukan langkah pensiun dini bagi sejumlah karyawan untuk menutupi krisis keuangan.

Dilansir dari kompas.com dengan judul garuda-indonesia-tunggak-gaji-karyawan-rp-32793-miliar, Garuda Indonesia menunda pembayaran kewajibannya akibat krisis keuangan yang sedang dialami maskapai tersebut.

Salah satunya, menunda pembayaran gaji kepada para pegawainya di seluruh lapisan jabatan.

Baca juga: Hari ke Tujuh PMB Jalur Mandiri ULM Kalsel, Kelompok Bidang Soshum Paling Diminati

Baca juga: Viral di Media Sosial, Kuburan Belanda Dinjak Wisatawan Kebun Raya Bogor

Mengutip keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (09/06/2021), Garuda Indonesia belum membayar tunjangan gaji karyawan sebesar 23 juta dollar AS atau setara Rp 327,93 miliar (kurs Rp 14.258) per 31 Desember 2020.

Mendukung pariwisata nasional, Garuda Indonesia melaksanakan Garuda Online Travel Fair (GOTF).
Mendukung pariwisata nasional, Garuda Indonesia melaksanakan Garuda Online Travel Fair (GOTF). (istimewa)

"Estimasi dari jumlah tunjangan gaji yang saat ini ditunda/belum dibayarkan per 31 Desember adalah sebesar USD 23 juta," kata manajemen Garuda Indonesia.

Berikut adalah besaran penundaan pembayaran tunjangan gaji untuk setiap tingkat jabatan:

1. Direksi dan Komisaris : 50 persen

2. Vice President, Captain, First Office, dan Flight Service Manager: 30 persen

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved