Breaking News:

Berita Banjarmasin

Dirjen Binmas Kemenag RI Beri Kuliah Umum ke Mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin

Sejumlah mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin mengikuti kuliah umum.

Humas UIN Antasari
Kegiatan Kuliah umum oleh Dirjen Binmas Kemenag RI secara Hybrid (luring dan daring) di UIN Antasari Banjarmasin 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN -  Sejumlah mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin mengikuti kuliah umum.

Kuliah umum itu bertema 'Tantangan Kaderisasi Ulama di Era Digital', dengam narasumbernya Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama RI, Prof Dr Phil Kamaruddin Amin, MA.

Dijelaskannya bahwa, para ulama/penyuluh agama/muballig era digital seperti sekarang ini harus memiliki literasi digital.

Karena menurutnya berdasarkan penelitian, 60 persen di dalam dunia digital adalah anak-anak milenial.

Baca juga: Gelar Kegiatan Masa Taruf, IMM FTU UIN Antasari Banjarmasin Jaring Anggota Baru

Baca juga: Hari Terakhir Pelaksanaan UM-PTKIN UIN Antasari Banjarmasin, Empat Persen Peserta Tidak Ikut Ujian

Baca juga: Hari Pertama SSE UM PTKIN UIN Antasari, Jebolan Darul Hijrah Putra Ini Sebut Tak Kesulitan Ikuti Tes

Baca juga: Hari Pertama SSE UM PTKIN UIN Antasari, 660 Peserta Ikuti Tes

"Kita sekarang ini kalah cepat, kalah produktif dalam mengelola media sosial," kata Kamaruddin Amin.
Menurutnya pada era digital ini anak-anak milenial pada umumnya lebih tertarik untuk mengikuti konten-konten menarik, dari pada membaca kitab.

"Ini adalah tantangan kita, tantangan muballig, kalau kita kalah dalam mengkreate konten-konten menarik dalam dunia digital, maka kita akan kalah bersaing. Mahasiswa harus menjadi muballig moderen yang keren, karena memiliki peluang besar dan tantangannya sekaligus. Jadi mahasiswa harus kreatif, inovatif," ujarnya.

Lanjut dijelaskannya ilmu agama akan selalu dikaji dan dipelajari, tantangannya adalah bagaimana cara mengemasnya agar menarik masyarakat, seperti ulama/maballig yang yang mempunyai banyak pengikut maupun viewer hingga ratusan juta di media sosial.

Padahal menurutnya banyak ulama yang benar-benar ulama, pengetahuannya luas namun tidak muncul seperti mereka.
"Saya yakin ini berjalan alamiah, kedepan saya yakin anak-anak kami pasti akan kreatif, diarahkan atau tidak, pasti akan mengikuti perkembangan dan akan menjadi muballig-muballig, penceramah-penceramah moderen yang berkelas, yang bagus, mencerahkan umat dan insya Allah berkonstribusi dalam proses berbangsa dan bernegara," jelasnya.

Sementara itu Rektor UIN Antasari Banjarmasin, Prof Mujiburrahman menyampaikan bahwa pada kegiatan tersebut berisi materi yang sangat penting bagi Fakultas.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Rahmadi
Editor: Edi Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved