Breaking News:

Berita HSS

Tilang Diantar Langsung, Kejari HSS Punya Delapan Program Unggulan Menuju WBBM

Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Selatan untuk optimalisasi pelayanan tugas dan fungsi Kejaksaan ke masyarakat, maka Kejari HSS terus bergerak dan berkary

banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi
Kepala Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Selatan, Agus Rujito saat menjelaskan program kejari setempat 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN -Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Selatan untuk optimalisasi pelayanan tugas dan fungsi Kejaksaan ke masyarakat, maka Kejari HSS terus bergerak dan berkarya membuat program yang dirasa bermanfaat ke masyarakat untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Hal ini dilakukan untuk membangun Zona lntegritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK)/Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Kepala Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Selatan, Agus Rujito mengatakan, ada delapan program unggulan yang ada di Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Selatan.

Yakni PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu), SARISAKATUN (Satu Hari Bersama Kami di Datun), SOSIS PEDAS (Sosialisasi Peduli Masyarakat), ANTAKASIWA (Anda Bertanya Kami Siap Menjawab), SILANJEKSI (Siap Melayani Antar Jemput Saksi), ANTILAMA (Antar Tilang Langsung Terima), ABABIL (Antar Barang Bukti Langsung), dan BALADA (Bapandir Lawan Media).

Baca juga: Kejari Minta Pemkab Balangan Berdayakan Jaksa Pengacara Negara

Baca juga: DPRD Kabupaten Batola Siapkan Kerja Sama dengan Kejari Batola

Baca juga: Mantan Sekda Tanahbumbu Ditahan, Kejari Tanbu: Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Kursi

Ia mengatakan Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Selatan saat ini dalam rangka pembangunan Zona lntegritas telah meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada tahun 2019 dan akan menuju predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Untuk meningkatkan pelayanan masyarakat, pihaknya juga memberlakukan program ANTILAMA yakni Antar Tilang langsung Terima. Dimana dalam program ini yang sudah berjalan dalam beberapa hari sudah ada beberapa masyarakat yang menerima tilang di rumahnya.

Program antar tilang ini tercatat sudah ada tiga orang yang menerima manfaat program ini. Dimana pihak kejaksaan yang mengantar langsung ke rumah. Tentu program ini bisa dilaksanakan setelah satu pecan ada keputusan tetap dari Pengadilan Negeri.

“Jadi yang bersangkutan akan dihubungi untuk diantar surat tilang dan lainnya. Setelah itu, yang bersangkutan bisa membayar tilang langsung melalui perbankan baik mobile banking, sms banking, maupun ATM. Jika tidak bisa maka akan dititipkan melalui kejaksaan,” bebernya.

Kemudian, program ABABIL dan SILANJEKSI juga hampIr serupa. Dimana program ABABIL antar barang bukti langsung ini juga menunggu hasil keputusan tetap dari pengadilan. Setelah yang bersangkutan dihubungi maka akan diantarkan.

Ia menjelaskan program ini diluncurkan untuk memudahkan masyarakat. Terutama yang tidak bisa mendatangi Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Selatan.

Termasuk SILANJEKSI dimana program ini pihaknya juga sudah mengantar saksi yang lokasinya jauh dari persidangan.

“Kalau lokasinya jauh dari tempat siding dan yang bersangkutan tidak punya kemampuan untuk mendatangi maka kami yang akan mengantar jemput. Teranyar kami mengantar untuk saksi tindak pidana korupsi di Banjarmasin. Semua program ini gratis alias tidak dipungut biaya. Semuanya dibebankan kepada anggaran yang ada di Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Selatan,” katanya. (banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Edi Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved