Breaking News:

Berita Balangan

PT Adaro Indonesia Diminta Bersinergi dengan Pemkab Balangan untuk Program CSR

DPRD Kabupaten Balangan mediasi pemkab dengan PT Adaro agar dapat melaksanakan program CSR yang sesuai dengan rencana untuk pembangunan daerah.

Penulis: Isti Rohayanti | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/ISTI ROHAYANTI
Anggota DPRD Kabupaten Balangan mengadakan pertemuan dengan manajemen CSR PT Adaro Indonesia serta instansi terkait di Kota Paringin, Kalimantan Selatan, Senin (14/6/2021). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Manajemen PT Adaro Indonesia mendapatkan waktu seminggu, setelah pertemuan dengan DPRD Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan.

Waktu yang diberikan merupakan kesempatan bagi CSR PT Adaro Indonesia untuk memberikan keputusan mengenai program apa saja yang bisa dijalankan untuk pembangunan di Kabupaten Balangan.

Dikatakan CSR Department Head PT Adaro Indonesia, Leni Marlina, pihaknya diminta dewan untuk bersinergi dengan pemerintah daerah.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Balangan, Ahsani Fauzan, menerangkan, pada situasi ini pihaknya berperan sebagai penengah antara PT Adaro Indonesiaa dan Pemkab Balangan.

Baca juga: BPUM Berlanjut, Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian Balangan Kirim Lebih 2000 Data UKM ke Pusat

Baca juga: Curi Handphone di Warung Kopi, Warga Halong Dibekuk Unit Jatanras Polres Balangan 

"Kami sebagai penengah. Namun, kami juga mengharapkan apa yang diusulkan pemerintah, dapat disetujui pihak perusahaan," ucap Fauzan. 

Kemudian, dia juga menilai, apabila suatu program tidak bisa dijalankan oleh perusahaan secara sekaligus pada tahun yang sama, paling tidak bisa memberikan harapan untuk dikerjakan secara bertahap.

Karena itu, lanjut Fauzan, dewan memberi waktu satu minggu kepada manajemen PT Adaro Indonesia untuk memberikan keputusan.

Pada pertemuan berikut, PT Adaro Indonesia dan Bupati Balangan Abdul Hadi akan sama-sama diundang. 

Baca juga: Berantas Premanisme, Team Beat Polsek Paringin Periksa Warung Malam dan Tempat Keramaian

Baca juga: Polsek Halong Amankan 61 Botol Alkohol dari Arena Biliar di Tabuan Kabupaten Balangan

Sebelumnya, Pemkab Balangan melalui Sekda Kabupaten Balangan, Yuliansyah, telah menyatakan keluar dari Tim Perumusan Program CSR untuk Kabupaten Balangan.

Pasalnya, ada sejumlah program pembangunan yang diusulkan Bupati dan Wakil Bupati Balangan tidak disetujui.

(Banjarmasinpost.co.id/Isti Rohayanti)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved