Bisnis
Waspada Terjebak Kripto Abal-abal, Ketua Satgas Waspada Investasi Ingatkan Hal Ini
Kasus penipuan aset kripto kini makin marak. Salah satu ciri utama menawarkan keuntungan besar.
"Lalu apa yang terjadi memang aset kriptonya ada di masyarakat laku begitu dijual tidak ada demand-nya dan tidak ada artinya, jadinya ini cenderung merupakan kegiatan-kegiatan penipuan," jelas dia.
Tongam juga mencontohkan kasus yang terjadi di Nusa Tenggara Barat (NTB). Mirisnya, para pelaku menyasar petani-petani di NTB dengan menawarkan koin dengan penghasilan 300 persen per tahun.
Baca juga: Harga Mata Uang Kripto Melejit, Ini Daftar Rinciannya Setelah Elon Musk Kembali Terima Bitcoin
"Dan kita melihat membernya itu adalah petani petani-petani itu ditawari menjadi pembeli koin dengan iming-iming 300 persen per tahun," jelas dia.
Oleh karena itu, Satgas akan terus melakukan berbagai edukasi kepada masyarakat serta sosialisasi agar menghindari terjadinya kasus yang serupa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/ilustrasi-bitcoin_0.jpg)