Wabah Corona
Update Kasus Covid-19 Dunia : Brazil Terburuk di Luar Amerika Serikat
Brazil, negara dengan jumlah kasus infeksi Covid-19 terbanyak ke-3 di dunia, kini telah melampaui angka 500.000 kematian akibat Covid-19
BANJARMASINPOST.CO.ID - Kasus Covid-19 di dunia masih menunjukkan tanda-tanda belum mereda.
Pandemi sudah mewabah setahun lebih dan kasus di negara Brazil cukup tinggi.
Termasuk di Indonesia, kini varian baru pun sudah menyebar ke berbagai provinsi.
Khusus di Brazil, negara dengan jumlah kasus infeksi Covid-19 terbanyak ke-3 di dunia, kini telah melampaui angka 500.000 kematian akibat Covid-19.
Baca juga: Varian Delta Virus Corona Picu Cepatnya Menularnya Covid-19, Lonjakan Terjadi di Kudus dan Jakarta
Baca juga: UPDATE Covid-19 Kalsel: Meninggal 1, Sembuh 31, Penambahan Positif 48
Lebih dari setahun, lonjakan kasus justru terjadi di banyak negara, termasuk Indonesia, karena adanya varian baru virus corona.
Berdasarkan data Worldometers, Sabtu (20/6/2021), hingga saat ini virus corona sudah menyebar di 222 negara.
Secara akumulatif, kasus infeksi berjumlah178.936.789 kasus, 3.874.803 orang meninggal dunia, dan 163.463.452 sembuh.
Kondisi di setiap negara pasti tidak sama, terlebih dalam hal menangani pandemi ini.
Berikut perkembangan pandemi Covid-19 di sejumlah negara:
Brazil
Dilansir kompas.com, Brazil, negara dengan jumlah kasus infeksi Covid-19 terbanyak ke-3 di dunia, kini telah melampaui angka 500.000 kematian akibat Covid-19 pada Sabtu (19/6/2021).
Mengutip Reuters, Minggu (20/6/2021), dari total kasus 17.883.750, angka kasus kematian telah menyentuh angka 500.800 kasus.
Angka ini menjadi yang terburuk di luar Amerika Serikat. Dalam seminggu terakhir, rata-rata kasus kematian terkait Covid-19 di Brazil ada di angka 2.000-an kasus/hari.
Kondisi ini disebut belum akan berakhir. Menurut para ahli, kondisi ini bahkan bisa saja memburuk.
Baca juga: Varian Delta Virus Corona Picu Cepatnya Menularnya Covid-19, Lonjakan Terjadi di Kudus dan Jakarta
UEA Dubai memperbaharui aturan larangan bagi kedatangan pelancong internasional. Dikutip dari Khaleej Times, Sabtu (19/6/2021), per 23 Juni 2021, para pelancong dari India, Afrika Selatan, dan Nigeria kembali diizinkan oleh Supreme Committee of Crisis and Disaster untuk memasuki kota ultramoderen yang terkenal dengan gedung Burj Khalifa itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/petugas-medis-malaysia-siapkan-alat-tes-virus-covid.jpg)