Berita Kotabaru

Warga Minta Wilayah Gelap di Kotabaru Segera Dipasangi PJU

Gemerlap lampu hias menghias hampir di setiap pusat kota, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan. Gemerlap lampu hias, selain terdapat di set

Tayang:
Penulis: Herliansyah | Editor: Edi Nugroho
Banjarmasinpost.co.id/Helriansyah
Gemerlap lampu hias menghias jembatan di Desa Sungaitaib, Kecamatan Pulaulaut Utara, Kabupaten Kotabaru. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID,KOTABARU - Gemerlap lampu hias menghias hampir di setiap pusat kota, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan. Gemerlap lampu hias, selain terdapat di setiap kota.

Tempat-tempat wisata, seperti Siringlaut dan Taman Kota, hingga perkantoran dipasang lampu hias berwarna warni. Bahkan beberapa buah jembatan tidak lepas dari gemerlap.

Hal itu menjadi sorotan publik. Sementara beberapa wilayah di pusat perkotaan masih ada belum dipasang lampu penerangan jalan umum (PJU). Seperti di wilayah Mandin, Desa Semayap, Kecamatan Pulaulaut Utara misalnya.

Selain sepanjang jalan ruas Tanjung Serdang. Meski ada PJU,.namun hanya di beberapa titik. Dulu kawasan ini pernah dipasang PJU Solar Cell. Seiring waktu banyak PJU tidak berfungsi, pascaperangkatnya dicuri.

Baca juga: VIDEO PJU dan Lampu Hias di Jalan Nasional Dibenahi, Martapura Jadi Semarak di Malam Hari

Baca juga: Dispera KPLH Beri Layanan 24 Jam Pengaduan PJU, Bupati HSS Serahkan Penghargaan Pencetus Inovasi

Baca juga: Kabel PJU Jalur Alternatif Putus Tersangkut Ekskavator, Kasat Lantas Tala Tegaskan Hal ini

Baca juga: VIDEO Baterai PJU Tenaga Surya di Siring Sudirman Banjarmasin Banyak Yang Kosong, Tersisa box

Padahal warga menilai PJU lebih penting, karena semua masyarakat membutuhkan penerangan itu. Bukan sekadar penerangan memperindah kota.

Terlebih PJU sangat dibutuhkan di titik-titik daerah rawan tindak kriminalitas.

"Lampu hias untuk memperindah kota bagus. Tapi PJU di titik-titik sering dilalui juga perlu, salah satu mengantisipasi tindak kejahatan," ucap Ardani warga Pulaulaut Utara kepada banjarmasinpost.co.id, kemarin.

Menurut dia, dengan banyaknya lampu hias dipasang di dalam kota, termasuk perkantoran dan jembatan. Berapa anggaran pemerintah dihabiskan, sementara tidak langsung dinikmati masyarakat.

"Bayangkan, berapa anggaran dikeluarkan membayar tagihan listrik pemasangan lampu hias. Silakan pasang lampu hias, tapi lampur penerangan di perhatikan juga," bebernya.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kotabaru H Akhmad Rivai membawahi Dinas PUPR, mengatakan tidak mengetahui persis berapa tagihan terkait PJU kontrak dengan pihal UP3 PLN Kotabaru.

Namun tahun 2017 saat dirinya menjabat di Dinas Cipta Karya (sebelum gabung PUPR), sambung Rivai pertahun tagihan PJU Rp 1,5 miliar seluruh kecamatan di Kotabaru.

Menyinggung keluhan warga adanya daerah-daerah belum terpasang PJU, sementara lampu hias banyak terpasang di tempat-tempat wisata, perkantoran dan jembatan tidak ditepisnya.

"Sayang hidup tidak hidup lampu tagihan PLN tetap, karena sudah kontrak," katanya.

Meminta kepada petugas dari instansi terkait lebih aktif mengecek ke daerah-daerah yang PJU-nya tidak berfungsi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved