Breaking News:

Kriminalitas Kalteng

Pembalakan di Kalteng, Polairud Polda Amankan 400 Log di Sungai Mentaya Kabupaten Kotim

Pembalakan di Kalteng. Satu orang dan 400 akyu log diduga hasil pembalakan liar diamankan Polairud Polda Kalteng di Sungai Mentaya Kabupaten Kotim.

Penulis: Fathurahman | Editor: Alpri Widianjono
POLDA KALTENG
Pembalakan di Kalteng. Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Kapolda Kalteng), Irjen Pol Dedi Prasetyo, dan jajarannya saat jumpa pers mengungkapkan kasus dugaan pembalakan liar di Sungai Mentaya, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), dengan satu tersangka berdiri di belakangnya, Sabtu (26/6/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Pembalakan di Kalteng. Sebanyak 400 kayu log diduga hasil pembalakan liar diamankan polisi saat milir di Sungai Mentaya, Desa Kenyala, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, Selasa (8/6/2021).

Petugas Direktorat Polairud Polda Kalteng mengamankan KN berumur 39 tahun, warga Tumbang Panyahuan, Kabupaten Kotim, yang tinggal di Jalan Ongko Karahang, Kecamatan Bukit Santui, Kabupaten Kotim, Kalteng.

Polisi juga mengamankan 400 potong kayu dan satu perahu jenis Kelotok yang dipakai untuk menarik kayu yang sudah diikat saat dimilirkan di Sungai Mentaya.

Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo saat menggelar jumpa pers, Sabtu (26/6/2021), menjelaskan, penangkapan tersebut setelah pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat setempat dimilirkan diduga hasil pembalakan liar.

Baca juga: VIDEO Grebek Penebangan Liar di Tala, Dishut Kalsel Temukan Kayu untuk Serbuk Pakan Ternak

Baca juga: Ratusan Kubik Kayu Ilegal Diamankan, Tapi Tak Satupun Penebang Liar di Kalsel Tertangkap

Sehingga, petugas bergegas mendatangi lokasi yang jaraknya sekitar 210 menit dari Markas Komando Direktorat Polairud Polda Kalteng di Desa Pelangsian, Kecamatan Mentawa Baru, Kabupaten Kotim.

"Pelaku KN, 39 tahun, warga Desa Tumbang Panyahuan Kecamatan Bukit Santuai, kami amankan bersama dengan 400 batang kayu atau sebanyak 161,16 meter kubik," ujar Kapolda yang didampingi Irwasda, Kombes Iman Prijantoro, dan Dirpolairud, Kombes Pitoyo Agung Yuwono.

Pihaknya memperkirakan kerugian dari dugaan tindak pembalakan liar tersebut, yakni dana yang tidak disetor ke negara yang merupakan dana provisi sumber daya hutan  (PSDH) sebesar Rp 8.557.870 dan dana reboisasi (DR) sebesar  US$ 2.225,97.

Ratusan log yang diduga kuat hasil pembalakan liar, diamankan Polairud Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) di Sungai Mentaya, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Sabtu (26/6/2021).
Ratusan log yang diduga kuat hasil pembalakan liar, diamankan Polairud Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) di Sungai Mentaya, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Sabtu (26/6/2021). (POLDA KALTENG)

Warga bersangkutan, lanjutnya, sudah ditetapkan sebagai tersangka yang akan dikenakan Pasal 83 ayat (1) huruf a Jo Pasal 16 Undang-undang RI No.18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Pengerusakan Hutan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

(Banjarmasinpost.co.id/Faturahman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved