Berita HSS
Satgas Covid-19 HSS Bahas PTM, Sekolah Nyatakan Kesiapan PTM
Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Pengendalian dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Hulu Sungai Selatan melaksanakan rapat koordinasi.
Penulis: Eka Pertiwi | Editor: Edi Nugroho
Editor: Edi Nugroho
BANJARMASINPOST.CO ID, KANDANGAN - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Pengendalian dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Hulu Sungai Selatan melaksanakan rapat koordinasi.
Rapat koordinasi ini membahas mengenai Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah.
Rapat dipimpin Ketua Percepatan Pengendalian dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang juga Bupati Hulu Sungai Selatan.
Achmad Fikry mengatakan, rapat membahas tentang PTM yang rencananya digelar pada pertengahan Juli nanti.
Baca juga: SMPN 15 Banjarbaru Gelar Angket PTM ke Ortu Bermaterai Rp 10.000
Baca juga: Bersiap Hadapi PTM, SMA Sabilal Muhtadin Dapat Sosialisasi dari Puskesmas
Baca juga: Jelang PTM Terbatas, Kemenag Kapuas Simulasikan Bersama Kepala Madrasah dan Guru
Baca juga: Jelang PTM Terbatas, Kemenag Kapuas Simulasikan Bersama Kepala Madrasah dan Guru
Dikatakannya, PTM tersebut berdasarkan kesiapan dari sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Ditambah lagi, tenaga pendidik sudah melakukan vaksinasi.
"Jika tidak ada perubahan, PTM siap diterapkan di Hulu Sungai Selatan," katanya.
Meski demikian ia juga tidak dapat memastikan PTM bakal dilaksanakan. Pasalnya dalam dua pekan ke depan merupakan penentuan pelaksanaan PTM.
Hal ini juga melihat tren penyebaran covid-19 dan kasus aktif di Hulu Sungai Selatan.
Di Hulu Sungai Selatan per 28 Juni 2021 hanya ada enam kasus positif. "Harus terus dipantau karena perkembangannya dinamis sekali," katanya.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Saribuddin mengatakan sekolah di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Hulu Sungai Selatan sudah siap sejak tahun lalu.
Sarana prasarana terkait persiapan PTM juga sudah disiapkan sejak lama.
"Sekolah kami sudah menyatakan siap. Tempat mencuci tangan, jarak, dan tenaga pendidik sudah disiapkan," bebernya.
Tercatat ada 20 Madrasah Ibtidaiyah Negeri di HSS dan 22 Madrasah Ibtidaiyah Swasta.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/sman-2-kandangan-menggelar-simulasi-tatap-muka-sdat.jpg)