Harga Bitcoin

Harga Bitcoin Merosot 40 Persen dalam Empat Kuartal, Ini Penyebabnya

Harga Bitcoin masih diwarnai penguatan nilai pada Rabu (30/6/2021), namun secara kuartalan mata uang digital ini telah anjlok hingga 40 persen.

bitcoinboard.net
Bitcoin.Harga Bitcoin Merosot 40 Persen dalam Empat Kuartal, Ini Penyebabnya 

Editor : Anjar Wulandari

BANJARMASINPOST.CO.ID - Harga Bitcoin masih diwarnai penguatan nilai pada Rabu (30/6/2021), namun secara kuartalan harga mata uang digital ini telah anjlok hingga 40 persen. Hal itu menjadi perhatian bagi bitcoin market.

Diketahui pada perdagangan Rabu kemarin harga mata uang kripto kompak menguat.

CoinMarketCap merilis daftar harga bitcoin pada perdagangan, Rabu (30/6/2021) menguat 2,13 persen menjadi di kisaran 35.269,52 dollar AS per keping.

Adapun nilai tersebut setara dengan sekitar Rp 511,40 juta per keping (kurs Rp 14.500).

Dibandingkan dengan periode yang sama sepekan yang lalu, harga bitcoin tersebut menguat 4,28 persen.

Baca juga: Harga Mata Uang Kripto Hari Ini : Bitcoin Melemah, Simak Kripto Lainnya

Baca juga: Harga Bitcoin Hari Ini Menguat Tipis, Berikut Daftar 10 Harga Kripto

Namun diakui, terjadi penurunan harga Bitcoin di jalur kuartalan, akibat terbebani tindakan keras China, kekhawatiran bank sentral AS akan mulai mengurangi program stimulusnya, dan permintaan terus-menerus untuk lindung nilai sisi bawah.

Masih mengutip CoinDesk, harga Bitcoin pada Rabu (30/6/2021) telah anjlok hampir 41% untuk periode April hingga Juni.

Penurunan tersebut menghentikan kenaikan beruntun empat kuartal, yang mengantarkan harga Bitcoin melonjak enam kali lipat menjadi hampir US$ 60.000, menurut data Bitstamp.

Kuartal kedua tahun ini sejatinya yang terkuat secara historis, memulai dengan catatan positif, harga Bitcoin reli ke rekor tertinggi sepanjang masa di US$ 64.801 menjelang debut bursa kripto Coinbase di Nasdaq pada 14 April lalu.

Namun, momentum itu terhenti di minggu-minggu berikutnya karena investor ritel berjuang untuk mengangkat harga setelah penjualan oleh pemilik Bitcoin kelas paus.

Pasar semakin terpukul pada pertengahan Mei setelah produsen mobil listrik AS Tesla menghapus Bitcoin sebagai alternatif pembayaran dengan alasan masalah lingkungan, dan menghilangkan harapan besar untuk adopsi perusahaan secara luas.

Sementara itu, pengulangan China tentang larangan penambangan kripto dan kekhawatiran akan pelonggaran awal stimulus oleh The Fed memperkuat langkah bearish, mendorong harga Bitcoin turun ke level terendah dalam empat bulan terakhir saat itu US$ 30.000.

Sejak itu, harga kripto dengan kapitalisasi terbesar di dunia tersebut ada di kisaran US$ 30.000 hingga US$ 40.000, kecuali penurunan singkat ke US$ 28.600 pada 22 Juni.

Perdagangan semakin tanpa arah setelah keputusan El Salvador untuk mengadopsi Bitcoin sebagai alat transaksi yang sah lewat penerbitan undang-undang, sempat membawa harga kripto ini menanjak.

Halaman
123
Sumber: Kontan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved