Harga Bitcoin

Harga Bitcoin Merosot 40 Persen dalam Empat Kuartal, Ini Penyebabnya

Harga Bitcoin masih diwarnai penguatan nilai pada Rabu (30/6/2021), namun secara kuartalan mata uang digital ini telah anjlok hingga 40 persen.

bitcoinboard.net
Bitcoin.Harga Bitcoin Merosot 40 Persen dalam Empat Kuartal, Ini Penyebabnya 

Pankaj Balani, CEO Delta Exchange, tidak memperkirakan harga Bitcoin yang kuat terjadi dalam waktu dekat. “Bitcoin sedang dalam fase konsolidasi, dan kami pikir ini bisa berlangsung hingga September,” katanya kepada CoinDesk.

Ilustrasi Bitcoin.
Ilustrasi Bitcoin. (THINKSTOCKS)

“Sejak mencapai puncak tertinggi pada April, minat institusional (terhadap Bitcoin) berkurang, dan ada kekurangan likuiditas, baik dari korporasi maupun pembeli ritel,” ujar dia.

Menurut Balani, kripto tetap rentan terhadap pelemahan apa pun di sisi makro, dan bisa turun ke hurdle-turned-support sebelumnya di US$ 19.666 pada Desember 2017 lalu, jika terjadi penghindaran risiko berbasis luas.

COO dan Co-Founder Stack Funds Matthew Dibb mengatakan, struktur pasar Bitcoin saat ini sama sekali berbeda dengan yang terjadi pada 2013 lalu. Namun, Bitcoin tetap menjadi bull jangka panjang yang hati-hati.

"Dari perspektif analisis teknikal, penurunan kuartal kedua adalah kemunduran," kata Dibb kepada CoinDesk. “Bitcoin masih dalam tahap kemajuan parabola”.

Dan, dia menambahkan, penembusan kisaran harga Bitcoin saat ini bisa membawa reli menuju US$ 85.000 pada Maret 2022.

* Tertekan Langkah Regulator Inggris

Bitcoin memang kembali mendapat tekanan. Kali ini datang dari langkah pengawas keuangan Inggris yang menargetkan bursa kripto utama, Binance. Harga Bitcoin pun turun pada Senin (28/6/2021).

Mengutip Reuters, langkah Financial Conduct Authority (FCA) yang menargetkan Binance sebagai tanda terbaru dari tekanan peraturan pada sektor mata uang kripto yang sedang berkembang.

FCA pada Jumat (25/6) pekan lalu mengatakan, Binance tidak bisa melakukan aktivitas di Inggris dan memperingatkan konsumen tentang platform tersebut, yang semakin diawasi secara global.

Harga Bitcoin pada Senin turun 1,8% menjadi US$ 34.085. Uang kripto tertua ini telah jatuh 18% dalam 13 hari terakhir, dipicu oleh China yang memperketat pembatasan pada sektor cryptocurrency.

Langkah FCA datang ketika regulator di seluruh dunia meningkatkan pengawasan terhadap sektor kripto. Kekhawatiran mereka termasuk potensinya untuk digunakan dalam pencucian uang dan kegiatan ilegal lainnya, serta risiko bagi konsumen.

Binance, salah satu bursa kripto terbesar di dunia, bulan lalu menarik aplikasi pendaftaran ke FCA, yang mengawasi aturan anti-pencucian uang, menurut juru bicara FCA. Tapi, dia menolak mengatakan alasannya.

Baca juga: Harga Bitcoin Hari Ini Melemah, Harga Kripto Naik untuk Cardano, Degecoin, dan XRP

Baca juga: Update Harga Bitcoin Terbaru, Cenderung Melemah Akibat Kebijakan Keras China

Seorang juru bicara Binance menolak mengomentari interaksi perusahaannya dengan FCA.

Dia hanya mengatakan, Binance bekerjasama dengan regulator dan penegak hukum "untuk memajukan keamanan dan keberlanjutan di industri kripto sambil memberikan layanan dan perlindungan terbaik kepada pengguna mereka".

Halaman
123
Sumber: Kontan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved