Breaking News:

Hukum Menyemir Uban

Hukum Mewarnai Rambut Warna-warni, Sahkah Shalat Orang yang Menyemir Rambut?

Berikut ini adalah uraian hukum menyemir rambut yang telah diatur Islam bagi umat muslim. Termasuak soal warna semir rambut yang boleh

Penulis: Mariana | Editor: Anjar Wulandari
net
Ilustrasi beraneka warna rambut.Hukum Mewarnai Rambut Warna-warni, Sahkah Shalat Orang yang Menyemir Rambut? 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Menyemir uban atau rambut yang berwarna putih bagi sebagian orang sengaja dilakukan. Selain untuk menutupi uban juga agar tampak lebih segar.

Islam pun telah mengatur soal hukum menyemir uban.

Berikut ini adalah uraian hukum mewarnai rambut yang telah diatur Islam bagi umat muslim. Termasuak soal warna semir yang diperbolehkan, kecuali semir hitam.

Seperti diketahui, dewasa ini mewarnai rambut seolah telah menjadi tren. Tidak lagi dilakukan kalangan lanjut usia untuk menutupi uban di kepala, tapi juga anak muda agar tampil beda.

Pemakaian cat rambut dipercaya sebagai penunjang penampilan yang membuat tampil percaya diri.

Ada pula yang menjadikannya sumber penghasilan atau tuntutan pekerjaan.

Baca juga: Simak Trik Menyiasati Uban Tanpa Disemir, Inilah Hukum Mewarnai Uban dengan Semir Hitam

Baca juga: Hukum Menyemir Uban dengan Warna Hitam, Simak Warna dan Bahan Semir Dianjurkan Nabi Muhammad SAW

Serta alasan umum lainnya menutupi rambut yang berubah menjadi uban dengan berbagai warna, bisa hitam dan warna-warni.

Sejak zaman Rasullullah SAW, Islam telah memberikan aturan soal pewarnaan rambut.

Lantas, bagaimana shalat orang yang menyemir rambutnya?

Berikut uraian aturan mewarnai rambut dalam Islam.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved