Breaking News:

Wabah Corona di Kalsel

Kasus Covid-19 Melonjak, UDD PMI PMI: Pendonor Plasma Konvalesen Sangat Dibutuhkan Segera

UDD PMI Banjarmasin sangat membutuhkan para pendonor plasma konvalesen khususnya yang bergolongan darah O dan B.

Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody
Kepala UDD PMI Kota Banjarmasin, dr Aulia Ramadhan Supit 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Meningkatnya jumlah penderita Covid-19 di Kalimantan Selatan (Kalsel) termasuk di Ibu Kotanya, Kota Banjarmasin turut menyebabkan lonjakan permintaan plasma konvalesen.

Sejak Sabtu (10/7/2021), Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Banjarmasin menerima permintaan tujuh puluh kantung plasma konvalesen dari para pasien Covid-19.

Jumlah ini menurut Kepala UDD PMI Banjarmasin, dr Aulia Ramadhan Supit melonjak tajam jika dibanding permintaan plasma konvalesen sejak beberapa bulan terakhir.

"Betul banyak sekali permintaannya, sebelumya rata-rata hanya lima sampai delapan kantung sehari. Ini benar-benar genting," kata dr Rama kepada Banjarmasinpost.co.id, Minggu (11/7/2021).

Baca juga: Kebakaran Kalsel, Kios Bensin di Muara Kelayan, Banjarmasin Tengah Dilumat si Jago Merah

Baca juga: Sempat Menurun, Permintaan Plasma Konvalsen di UDD PMI Banjarmasin Kembali Meningkat

Hingga Minggu (11/7/2021) pagi, dari total permintaan tujuh puluh kantung baru dua puluh kantung plasma konvalesen yang bisa diproduksi oleh UDD PMI Banjarmasin.

"Baru dua puluh, masih memproduksi terus," bebernya.

UDD PMI Banjarmasin saat ini kata dr Rama ini masih sangat membutuhkan para pendonor plasma konvalesen khususnya yang bergolongan darah O dan B.

Ia menyebut, meskipun dari satu pendonor bisa menghasilkan dua kantung plasma konvalesen dalam sekali pengambilan darah, namun jumlah pendonor plasma konvalesen saat ini tak sebanding dengan jumlah permintaan yang melonjak.

Belum lagi ada sejumlah kriteria tertentu yang harus terpenuhi agar pendonor bisa mendonorkan plasma konvalesennya.

Yaitu di antaranya sudah pernah terkonfirmasi positif Covid-19 dan sudah dinyatakan sembuh melalui surat keterangan resmi dari dokter atau rumah sakit.

Baca juga: Kebakaran Kalsel, Tiga Rumah dan Satu Bedakan Terbakar Di Martapura

Baca juga: 50 Calon Penumpang Ikuti Vaksinasi di Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarbaru

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved