Breaking News:

Berita Banjar

MUI Banjar Ajari Cara Sembelih Hewan Kurban Halal dan Aman Dikonsumsi

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Banjar menggelar bimbingan teknis penyembelihan hewan kurban di Aula Sekretariat MUI Kabupaten Banjar, Martapu

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Edi Nugroho
MUI Banjar
Ketua MUI Kabupaten Banjar, KH Muhammad Husin membuka Bimbingan Teknis Penyembelihan Hewan Kurban di Aula Sekretariat MUI Kabupaten Banjar di Martapura, Kamis (15/7/2021) 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Banjar menggelar bimbingan teknis penyembelihan hewan kurban di Aula Sekretariat MUI Kabupaten Banjar, Martapura, Kamis (15/7/2021).

Peserta bimbingan teknis diikuti perwakilan dari MUI Kecamatan se Kabupaten Banjar, pengurus Masjid dan Musala di Kecamatan Martapura, pengurus Madrasah dan Pondok Pesantren di Martapura serta 5 orang penjagal hewan kurban.

Mereka sangat antusias menyimak penjelasan narasumber bimbingan teknis yang disampaikan KH Khatim Salman.

Mantan Wakil Bupati Banjar satu periode itu menyampaikan sejarah, hukum berkurban, rukun dan syarat kurban serta bagaimana layak panitia ibadah kurban.

Baca juga: VIDEO Dinas Pertanian Kabupaten HSS Siapkan RPH untuk Potong Hewan Kurban

Baca juga: Dinas Pertanian HSS Klaim Stok Hewan Kurban Cukup, Mulai Periksa Hewan Kurban

Baca juga: Pastikan Ketersediaan Hewan Kurban di Tapin Mencukupi, Kini Dinas Pertanian Bentuk Tim Khusus

Baca juga: Tim Kesehatan Ternak Kabupaten Balangan Lakukan Pemeriksaan Hewan Kurban

Menariknya, bimbingan teknis itu tidak hanya teori saja. Ada praktek dan contoh tata cara menyembelih hewan kurban secara syariah.

Dua ekor kambing dijadikan bahan praktek tata cara menyembelih hewan kurban yang halal dan sehat dibimbing KH Khatim Salman di halaman Sekretariat MUI Kabupaten Banjar.

Ketua MUI Kabupaten Banjar, KH Muhammad Husin mengatakan bimbingan teknis penyenbelihan hewan kurban agar dalam pelaksanaan ibadah kurban sesuai dengan tata cara Islam.

Selain itu, peserta mendapatkan pengetahuan dan sertifikat dari MUI Kabupaten Banjar bahwa yang bersangkutan dinyatakan layak melalsanakan proses penyenbelihan hewan kurban.

Dalam kesempatan itu, Dinas Peternakan Kabupaten Banjar memberikan imbauan agar dalam pelaksanaan ibadah Kurban, panitia pelaksana berkoordinasi dengan Pemerintah untuk memmastikan hewan tidak mengandung penyakit dan daging kurbannya aman dikonsumsi masyarakat.

"Biasanya hewan kurban yang berpenyakit itu ada cacing hidup di daging yang disembelih. Itu yang memeriksa dokter hewan dari Dinas Peternakan Kabupaten Banjar," katanya.

Ketua Tanfiziah Nahdatul Ulama Kabupaten Banjar, Nuryadi menyambut baik bimbingan teknis cara menyembelih hewan kurban.

"Banyak manfaat acara yang dilaksanakan MUI Kabupaten Banjar, menambah wawasan panitia ibadah kurban, sejarah, syarat dan rukun ibadah kurban serta etika paniria ibadah kurban," katanya.

Nahdatul Ulama Kabupaten Banjar akan melaksanakan penyembelihan hewan kurban di halaman Gedung Nahdatul Ulama Kabupaten Banjar.

"Data sementara sudah siap 8 ekor sapi dan dua ekor kambing," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved