Breaking News:

Berita Tabalong

Tersisa 6 Bulan, BPPRD Tabalong Yakin Realisasi Capaian PBB P2 Tahun 2021 Bisa Optimal

Target Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Perdesaan dan Perkotaan (P2) yang harus dicapai Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Taba

Penulis: Dony Usman | Editor: Edi Nugroho
banjarmasinpost.co.id/donyusman
Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Tabalong H Erwan. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG- Target Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Perdesaan dan Perkotaan (P2) yang harus dicapai Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Tabalong tahun ini mencapai Rp 8 miliar.

Target PBB P2 tahun 2021 ini lebih besar dibandingkan dengan tahun sebelumnya dengan target sekitar Rp 5,1 miliar.

Dengan kondisi masih berada di masa pandemi Covid-19 dan waktu yang tersisa hanya enam bulan lagi tentu bukan pekerjaan mudah untuk mencapai target.

Kepala BPPRD Tabalong, H Erwan, Sabtu (17/7/2021), mengatakan, dengan dukungan semua pihak mereka optimistis untuk bisa memberikan realisasi maksimal dari target PBB P2 yang ditetapkan untuk tahun ini.

Baca juga: Wajib Pajak Bisa Nikmati Fasilitas Pajak hingga Akhir Tahun 2021

Baca juga: Peringati Hari Pajak, Wabup Balangan Ajak Masyarakat Taati Bayar Pajak

Baca juga: Genjot Capaian Pendapatan dari Sektor Pajak, BPPRD Kabupaten Tabalong Gandeng MUI

Baca juga: Tanah Laut Pacu Income dari Sektor Pajak Bumi dan Bangunan, Segini Realisasinya Saat Ini

"Mudah-mudahan target kita sampai 31 Desember nanti terakhir target Rp 8 miliar untuk PBB P2 ini bisa tercapai, meskipun kita situasi pandemi Covid-19," ucapnya.

Disampaikan mantan Kepala Bappeda Tabalong ini, untuk tahun 2020 realisasi PBB P2 memang bisa mencapai lebih dari 100 persen.

Hanya saja untuk target tahun 2020 tersebut hanya sekitar Rp 5 miliar karena berada di masa pandemi dan berhasil dicapai Rp 5,1 miliar.

Sedangkan tahun ini dinaikan menjadi Rp 8 miliar, dengan kondisi yang ternyata pandemi Covid-19 juga masih belum berakhir.

Sehingga diakuinya memang lebih berat dibandingkan tahun sebelumnya untuk bisa mencapai target yang ditetapkan

"Sampai ini capaiannya baru sekitar 25 sampai 30 persen dari target Rp 8 miliar, jadi kerja keras bagi kami enam bulan kedepan," ungkapnya.

Untuk itulah pihaknya memerlukan dukungan semua pihak dan kesadaran dari wajib pajak agar bisa membayarkan PBB P2 tepat waktu.

Saat ini dokumen SPPT PBB P2 juga sudah didistribusikan ke wajib pajak melalui camat yang diteruskan lagi ke kepala desa, lurah dan RT. (banjarmasinpost.co.id/donyusman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved