Breaking News:

Ekowisata Mangrove Pagatan Besar

Wisata Kalsel, Ekowisata Mangrove Pagatan Besar Datangkan Rezeki untuk Warga

Wisata Kalsel. Warga dan instansi tanam mangrove, bakau, rambai, api-api. Kini tumbuh subur di Ekowisata Mangrove Pagatan Besar, Kabupaten Tala.

Penulis: Kristin Juli Saputri | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/KRISTIN JULI SAPUTRI
Wisata Kalsel. Jejeran warung, tempat usaha milik warga, di Ekowisata Mangrove Pagatan Besar, Desa Pagatan Besar RT 10, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (19/7/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Wisata Kalsel. Warga Desa Pagatan Besar bersama sejumlah instansi terkait, sudah dapat menikmati hasil kerja sama dalam hal pengembangan Ekowisata Mangrove.

Penanaman bibit Mangrove di kawasan Pantai Pagatan Besar, Desa Pagatan Besar RT 10, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Provinsi Kalimantan Selatan, tersebut telah tumbuh dengan baik dan rimbun. 

Seakan menjadi habitat baru bagi sejumlah spesies biota laut dan sebagai penahan abrasi air laut, serta berpotensi jadi destinasi masa depan. 

Adapun jenis tumbuhan yang ditanam di kawasan Ekowisata Mangrove Pagatan Besar, terbanyak ada tiga macam, yaitu Pohon Bakau, Pohon Rambai dan pohon api-api.

Baca juga: Wisata Kalsel, Santai di Kafe Mangrove Pagatan Besar Kabupaten Tala yang Buka Sampai Malam

Baca juga: Wisata Kalsel, Menara Pandang Mangrove Pagatan Besar Kabupaten Tala Spot Favorit

Baca juga: Wisata Kalsel, Mangrove Pagatan Besar Kabupaten Tala Suguhkan Panorama Indah

Baca juga: Wisata Kalsel, Ekowisata Mangrove Pagatan Besar Kabupaten Tala Kian Diminati Masyarakat

Ketiga jenis pohon ini memiliki karakteristik, yaitu berbuah, jatuh dan mudah tumbuh, hingga mempercepat pembiakannya. Penanaman Mangrove di wilayah tersebut sudah dilakukan sejak 2016. 

Nah, sekarang Ekowisata Mangrove Pagatan Besar sudah beroperasional dengan lancar yang dibuka dari pukul 08.00 Wita sampai 22.00 Wita.

Bila kalian berkunjung, akan diminta mengisi daftar hadir dan cukup membayar Rp 5.000 per orang.

Wisata ini tentu mendatangkan rezeki bagi penduduk sekitar. Mereka jadi mempunyai usaha kecil berupa warung-warung makanan di kawasan tempat liburan itu.

(Banjarmasinpost.co.id/Kristin Juli Saputri)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved