Hukum Mewarnai Rambut

Alasan Mengapa Muslim Tak Boleh Gunakan Semir Hitam, Simak Hukum Mewarnai Rambut dalam Islam

Alasan mengapa semir hitam tidak diperbolehkan dalam hukum mewarnai rambut menurut ulama di Banjarmasin, Ustadz Gazali Mukeri.

Instagram | @fdphotography90
Ilustrasi. Foto saat artis Ranty Maria menjalani sesi foto.Alasan Mengapa Muslim Tak Boleh Gunakan Semir Hitam, Simak Hukum Mewarnai Rambut dalam Islam 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Mewarnai rambut saat ini bukan hal aneh. Agama Islam pun telah memiliki aturan yang membolehkan mewarnai rambut.

Namun ternyata ada beberapa ketentuan yang wajib dipenuhi muslim saat menyemir rambutnya. Salah satunya tidak menggunakan semir hitam.

Berikut ini ulasan dan alasan mengapa semir hitam tidak diperbolehkan dalam hukum mewarnai rambut menurut ulama di Banjarmasin, Ustadz Gazali Mukeri.

Seperti diketahui, sejak zaman Nabi Muhammad SAW, Islam telah memberikan aturan soal pewarnaan rambut, termasuk mewarnai rambut menggunakan semir.

Berikut uraian aturan mewarnai rambut dalam Islam.

Saat ini mewarnai rambut menjadi gaya hidup yang trend di kalangan anak muda.

Baca juga: Haram Mewarnai Rambut dengan Cat Hitam, Inilah Warna Semir Rambut yang Disukai Rasullullah

Baca juga: Hukum Mewarnai Rambut bagi Laki-laki dalam Ajaran Islam, Boleh Asalkan Penuhi Kaidah Ini

Pemakaian cat rambut kerap dijadikan sebagai penunjang penampilan.

Ada pula yang menjadikannya sumber penghasilan.

Atau alasan umum adalah menutupi rambut yang berubah menjadi uban dengan berbagai warna, bisa hitam dan warna lainnya.

Mengutip artikel banjarmasinpost.co.id Kamis 30 November 2017, ulama di Banjarmasin, Ustadz Gazali Mukeri, menyatakan, pada dasarnya ulama sepakat menyemir rambut dengan warna selain hitam hukumnya boleh.

Bahkan secara terang-terangan menurut Ustadz Gazali Mukeri, Imam Nawawi mengatakan, hukumnya sunnah berdasarkan keterangan beberapa hadist, antara lain yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim.

Dari Abi Hurairah RA Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak menyemir rambut mereka, maka kalian salahilah perbuatan mereka itu".

Adapun menyemir rambut dengan warna hitam maka ulama sepakat membolehkannya untuk kepentingan berjihad menghadapi musuh dan sepakat mengharamkannya bila bertujuan menipu.

“Tapi mereka berbeda pendapat dalam hal lainya. Dalam kitab-kitab fiqih maupun keterangan hadist setidak-tidaknya ditemukan lima perbedaan pendapat tentang menyemir rambut dengan warna hitam,” katanya.

Ilustrasi mewarnai rambut di salon
Ilustrasi mewarnai rambut di salon (shutterstock)
Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved