KalselPedia
KalselPedia - Daftar Tari Daerah Tradisi Khas Kalimantan Selatan
Berdasarkan data Bappeda Provinsi Kalimantan Selatan ada 16 tarian khas Kalimantan Selatan.
Penulis: Milna Sari | Editor: Eka Dinayanti
Keceriaan para penari saat menari mencerminkan para gadis banjar yang senang menari serta bermain .
6. Tari Maragap Humbayang, tarian ini menceritakan tentang
merantau merupakan salah satu tradisi masyarakat dahulu di kalimantan selatan dalam mencari nafkah, merantau meninggalkan kekasih tercinta, penantian yang lama, mengharap kehadiran yang dicinta.
Kekasih hadir namun tak mampu diraba, meragap humbayang dalam jiwa sunyi.
Tuhan berkehendak lain.
Dipanggil hambanya tanpa isyarat nyata. Dan penantian berakhir dengan sebuah doa.
Baca juga: VIDEO KalselPedia - Kuliner Khas Dayak Meratus HST Dipanggang Dalam Bambu Berbumbu Alami
Baca juga: Kalselpedia - Visi dan Misi Lapas Kelas II B Banjarbaru
7. Tari Giring – Giring, tari ini merupakan tarian dayak banjar menceritakan tentang rasa suka cita rakyat datang atas kehadiran para undangan atau pun tamu kehormatan yang datang di tanah borneo.
ciri khas dari tarian ini adalah adanya pegangan yang dipegang oleh penari di ke dua tangannya menyerupai batang kayu yang di balut dengan rumbai benang wol itulah yang dimaksud dengan giring–giring tersebut.
8. Tari Manangguk, tari ini menceritakan tentang kebiasaan orang banjar saat mencari ikan di sungai dengan cara tradisional banjar yaitu Menangguk iwak ( menangguk ikan ) tentulah ciri khas dari tarian ini yaitu tengkulup dari bahan kain sasirangan yng merupakan kain khas dari kalimantan selatan dan Tangguk alat menangkap ikan
sebagai properti utama dalam tarian tersebut.
9. Tari Piluntang, tarian ini menceritakan para perempuan yang pada kodratnya dia baik budi pekertinya namun sejauh perkembangan zaman dia mendapat pengaruh atas kesehariannya dalam bergaul namun dia kembali lagi dalam balunan tudung kepala sebut saja kerudung yang membuat dia menjadi dirinya kembali.
Ciri khas dari tarian ini yaitu adanya kasa sejenis kain yang terang di sematkan di dada sebelah kanan yang nantinya akan menjadi kerudung saat ditarikan .
10. Tari Maitik, tarian ini menceritakan tentang keseharian orang pahuluan banjar bekerja sebagai peternak itik (bebek) serta bagaimana itik – itik tersebut dijaga agar tetap tertib saat beraktivitas seperti itik dan dalam tarian ini para penari layaknya sebagai itik dan tentunya ada seorang yang berperan sebagai pawang atau penjaga unuk itik – itik tersebut.
Ciri khas dari tarian ini yaitu adanya ketopong itik untuk diletakkan di kepala penari dan selendeng yang disematkan di pinggang penari.
11. Tari Waris Sumangat, tari ini menceritakan tentang semangat dari kuda yang diplikasikan kepada manusia guna lebih giat untuk bekerja agar pembangunan daerah semakin meningkat dan maju layaknya semangat kuda yang membara.
Ciri khas dari tarian ini ialah kuda yang dipegang sang penari sebagai tokoh utamanya di dalam tarian
tersebut.
Tari ini menceritakan tentang semangat dari kuda yang diplikasikan kepada manusia guna lebih giat untuk bekerja agar pembangunan daerah semakin meningkat dan maju layaknya semangat kuda yang membara.
12. Tari Benteng Carucuk, tari ini menceritakan tentang sejarah jaman dulu yaitu pangeran suriansyah dengan temenggung yang berperang merebut tanah kerajaan banjar dan asal mula terbentuknya kampung Kuin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/tari-manangguk2.jpg)