Berita Banjarmasin

Dua Predator Anak di Kalsel Diganjar Kebiri Kimia, Eksekusi Kebiri Dilakukan

Tak cuma hukuman penjara, oknum marbot di Banjarmasin berinisial SY (48) terdakwa perkara kekerasan dan pencabulan terhadap dua anak di bawah umur jug

Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Edi Nugroho
Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody
Majelis Hakim PN Banjarmasin membacakan vonis terhadap SY terdakwa perkara kekerasan dan pencabulan anak di bawah umur di Banjarmasin. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Tak cuma hukuman penjara, oknum marbot di Banjarmasin berinisial SY (48) terdakwa perkara kekerasan dan pencabulan terhadap dua anak di bawah umur juga divonis kebiri kimia selama 2 tahun.

Vonis yang dibacakan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Banjarmasin pada Kamis (12/8/2021) tersebut merupakan vonis kebiri kimia kedua yang dijatuhkan terhadap predator anak di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Sebelumnya pada Rabu (23/6/2021), terdakwa kasus serupa berinisial AM (46) juga dijatuhi hukuman kebiri kimia selama 2 tahun.

Jaksa penuntut umum dalam perkara kekerasan dan pencabulan dengan terdakwa SY yaitu Indah mengatakan, eksekusi hukuman tambahan berupa kebiri kimia tersebut nantinya akan dilakukan di penghujung masa hukuman penjara akan berakhir.

Baca juga: VIDEO Cabuli Anak Dibawah Umur, Oknum Marbot Divonis 19 Tahun Penjara dan Kebiri Kimia

Baca juga: Cabuli Anak Dibawah Umur, Oknum Marbot di Banjarmasin Ini Divonis 19 Tahun Penjara dan Kebiri Kimia

Baca juga: Inkrah, Pemerkosa Anak Kandung di Banjarmasin Segera Jalani Penjara dan Kebiri Kimia

Baca juga: Pencabulan Anak Kandung di Banjarmasin, Tersangka Terancam Hukuman Kebiri Kimia

"Itu akan dilakukan menjelang yang bersangkutan bebas ya, nanti akan dikoordinasikan dengan tenaga kesehatan," kata Indah.

Sebelumnya, Kepala Kejaksaan Negeri Banjarmasin, Tjakra Suyana Eka Putra melalui Kepala Seksi Pidana Umum, Denny Wicaksono mengatakan, hukuman tambahan kebiri kimia merujuk pada Pasal 5 PP Nomor 70 Tahun 2020.

Pasal tersebut mengatur tentang Tata Cara Pelaksanaan Tindakan Kebiri Kimia, Pemasangan Alat Pendeteksi Elektronik, Rehabilitasi dan Pengumuman Identitas Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Anak.

Hukuman kebiri kimia selama 2 tahun kata dia memang merupakan ancaman hukuman tambahan maksimal sesuai pasal tersebut.

"Ya memang 2 tahun itu maksimal. Karena bisa dituntut 1 minggu atau 2 minggu dan seterusnya. Maksimalnya 2 tahun," kata Denny.

Kedua predator anak tersebut kini telah menjalani hukuman penjara sebagai narapidana karena vonis terhadap keduanya telah inkrah.

Dimana SY yang divonis penjara selama 19 tahun dan denda Rp 3 miliar yang apabila tidak dibayarkan diganti hukuman penjara selama 2 tahun menyatakan menerima putusan Majelis Hakim tersebut.

Sedangkan AM tidak melakukan upaya hukum banding setelah seminggu vonis Majelis Hakim yaitu hukuman penjara selama 20 tahun dan denda Rp 1 miliar subsider 1 tahun kurungan serta hukuman tambahan berupa tindakan kebiri kimia selama 2 tahun dijatuhkan. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved