Berita Ekonomi dan Bisnis

Milad ke-17, Bank Kalsel Syariah Bukukan Aset Rp 2,123 triliun

Bank Syariah Kalsel memasuki usia ke-17. Di milad ke-17 ini Bank Kalsel Syariah membukukan Aset Rp 2,123 triliun

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/nurholis huda
Unit Usaha Syariah Bank Kalsel, menggelar Syukuran dalam rangka Milad ke-17 Bank Kalsel Syariah, Jumat (13/8/2021). 

BANJARMASINBPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dalam rangka Milad ke-17 Bank Kalsel Syariah,  Unit Usaha Syariah Bank Kalsel menggelar Syukuran dan penarikan undian berkah syariah, Jumat (13/8/2021) 

Acara Syukuran dilangsungkan di lantai 3 Bank Kalsel secara terbatas, dan disiarkan secara langsung dari kanal youtube, Facebook, dan instagram banjarmasin Post, serta akun youtube bank Kalsel syariah. 

Dalam sambutannya, Plt Dirut Bank Kalsel, IGK Prasetya, perjalanan 17 tahun unit usaha syariah Bank Kalsel ini artinya sudah mulai dewasa dan melalui ujian serta tantangan dalam perjalanannya. Dan jika diperhatikan perkembangan positif terjadi. 

Dimana Unit usaha bank Kalsel, sejak diresmikan  tanggal 13 Agustus 2004. Sehingga saat ini mempunyai perkembangan bagus. 

Baca juga: Beli Paket Kuota Telkomsel Melalui Bank Kalsel Dapat Bonus 3,7 GB

Baca juga: Pembiayaan Multijasa iB Ar-Rahman Melalui Bank Kalsel Syariah

Baca juga: Ingin Pembiayaan Pemilikan Rumah Sejahtera Prinsip Syariah, Pilihannya Ya di Bank Kalsel Syariah

Ia mengatakan, hingga kini jaringan kantor Cabang Bank Kalsel Syariah sudah ada dua unit, kantor cabang pembantunya ada sembilan, kantor kas syariah ada sebanyak lima unit, kantor fungsional ada satu di Jakarta.

"Adapun layanan syariah ada 50 layanan, serta sebanyak 27 ATM yang sudah tersebar," urainya. 

Selain itu, IGK Prasetya, berujar,  Bank Kalsel Syariah kini, juga memiliki mobil kas delapan unit, dan Payment Point atau serambi ada 10 unit serta IDC Bank Kalsel syariah ada 18.

Kinerja syariah Bank Kalsel Mengalami peningkatan secara proporsional. Jika dilihat dari segi asetnya juga meningkat.

"Kita lihat asetnya pada posisi Desember 2011 ada Rp 1,7 triliun. Pada Desember 2020 mengalami peningkatan Rp 2,60 triliun. Pada, Juni 2021 (dalam waktu enam bulan) aset sudah diangka Rp 2,123 triliun. Ini cukup berkembang," urainya. 

Adapun jika dilihat dari segi pembiayaan, sebut IGK Prasetya, pada Desember 2019 sudah mengucurkan Rp 933 miliar, dan di Desember 2020 sudah mengucurkan Rp 1,90 triliun dan Juni 2021 sudah mengucurkan Rp 1,145 triliun. 

"Walapun kondisi pandemi Covid-19, kita tetap tumbuh dan ini adalah wujud eksistensi bank Kalsel syariah," lobtarnya. 

Dia menjabarkan, untuk dana pihak ketiga (DPK),  pada desember 2019, sebesar Rp 1,117 triliun. Pada, desember 2020 naik lagi menjadi 1,440 triliun.

Adapun hasil usaha Bank Kalsel syariah, sambungnya, pada posisi desember 2019, Rp 35,6 miliar, kemudian pada Desember 2020, Rp 27,200 miliar. 

"Ada penurunan dikarenakan efek pandemi yang cukup hebat. Sementara di posisi Juni 2021 angkanya masih Rp 18 miliar. Mudahan di akhir tahun bisa mencapai target yang ditetapkan," beber IGK Prasetya. 

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved