PPKM Kalteng
Petugas PPKM Palangkaraya Rutin Mendata Warga Isoman dan Gelar Operasi Yustisi
Petugas terus mengawasi warga Palangkaraya maupun pelaku usaha wisata kuliner dan akan mengingatkan mereka yang melanggar prokes
Penulis: Fathurahman | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Pendataan warga Palangkaraya, Kalimantan Tengah yang melakukan isolasi mandiri (Isoman) terus dilakukan oleh petugas Posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Petugas juga terus mengawasi warga Palangkaraya yang tidak menaati protokol kesehatan maupun pelaku usaha wisata kuliner yang tidak taat aturan jam operasional.
Penertiban atau pengawasan tersebut dilakukan petugas siang dan malam dengan melakukan teguran hingga pengenaan sanksi kepada para pelanggar.
Baca juga: Bawa Hasil PCR Palsu, Penumpang Positif Covid-19 Diamankan di Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya
Baca juga: Bantuan Sosial Beras untuk Keluarga Penerima Manfaat di Kalteng Mencapai 145.316
Camat Pahandut Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Berlianto, Jumat (13/8/2021) mengungkapkan, pendataan pasien yang melakukan isolasi mandiri akan selesai dalam waktu dekat.
Pihaknya akan melakukan penetapan zonasi setelah semua warga yang melakukan isolasi mandiri terdata.
"Saat kami melakukan pendataan memang mereka yang melakukan isolasi mandiri rata-rata adalah yang tak bergejala atau OTG, dan kebanyakan sudah sembuh dari sakitnya, kami akan tuntaskan pendataan," ujarnya.
Namun, sebut Camat Pahandut, pihaknya tetap melakukan operasi yustisi siang maupun malam mengingatkan warga agar taat protokol kesehatan.
"Untuk pelaku usaha makanan, kami juga tetap awasi," ujarnya.
banjarmasinpost.co.id / faturahman
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/petugas-saat-melakukan-operasi-yustisi-bagi-pelaku-usaha-kuliner-di-palangkaraya2.jpg)