Breaking News:

Wabah Corona di Kalteng

Update Covid-19 Kalteng - 10 Orang Meninggal, Sehari Bank Indonesia Bantu 110 Tabung Oksigen

Data Media Center Covid-19 Kalteng jumlah akumulasi data sampai Selasa, 17 Agustus 2021, pasien konfirmasi positif bertambah sebanyak 567 orang

Penulis: Fathurahman | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/fathurahman
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalteng, Rihando, saat menyerahkan bantuan untuk penanganan dampak Covid-19 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Kasus kematian akibat tertular Covid-19 di Kalimantan Tengah, Selasa (17/8/2021) mengalami penambahan sepuluh orang dengan total kasus mencapai 1.390.

Meski jumlah kematian berkurang namun penyebaran virus masih terus terjadi.

Berdasarkan data Media Center Covid-19 Kalteng, Tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kalimantan Tengah menyampaikan jumlah akumulasi data sampai Selasa, 17 Agustus 2021, pasien konfirmasi positif Covid-19 di Kalimantan Tengah bertambah sebanyak 567 orang dengan total kasus mencapai 41.369 orang.

Penambahan pasien dinyatakan sembuh sebanyak 351 orang dengan total kasus mencapai 35.890 orang.

Baca juga: HUT ke-76 RI, Bupati HSS Berikan Bingkisan Kemerdekaan untuk Pasien Covid-19 dan Nakes

Baca juga: Update Covid-19 Banjarbaru: Positif Bertambah 73, Sembuh 1 Pasien

Sedangkan, pasien dinyatakan meninggal dunia ada penambahan sebanyak 10 orang sehingga total menjadi 1.390 orang atau dengan tingkat kematian Case Fatality Rate (CFR) 3,4 persen.

Masih adanya kasus warga yang terpapar dan meninggal dunia karena covid-19 ini, menggugah Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Tengah, memberikan sejumlah bantuan diantaranya sebanyak 110 tabung oksigen untuk membantu pasien yang dirawat karena sesak nafas.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kaltwng, Rihando, mengungkapkan, penyerahan bantuan berupa program sosial Bank Indonesia (PSBI) dilakukan kepada Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Kalimantan Tengah dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangkaraya.

"Ini dalam rangka mendukung percepatan vaksinasi dan upaya pengendalian dampak pandemi covid-19, termasuk bantuan tabung oksigen sebagai upaya mengatasi kebutuhan oksigen yang mendesak atau langka," ujarnya.

Baca juga: PPKM Level 4 Kalteng Dihentikan, Gubernur Serahkan Kebijakan kepada Bupati dan Wali Kota

Baca juga: Remisi Hari Kemerdekaan, 7 Warga Binaan Dibebaskan dari Rutan Kandangan Kalsel

Diungkapkan, melalui PSBI pihaknya, turut berpartisipasi dalam mendukung percepatan vaksinasi dengan memberikan bantuan peralatan pendukung kepada Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Kalimantan Tengah senilai Rp180.877.000 (seratus delapan puluh juta delapan ratus tujuh puluh tujuh ribu rupiah).

Rinciannya, bantuan coverall sebanyak 250 pcs, masker N-95 (merk 3m) sebanyak 100 box, handschoen bedah (steril) sebanyak 500 pasang, handschoen examination sebanyak 100 box, vaccin carrier 4 Liter sebanyak 2 unit,
vaccin carrier 8 Liter sebanyak 2 unit.

Termometer Digital (khusus vaksin) sebanyak 20 unit Handsanitizer (non gel) sebanyak 25 galon
round finger band (plester bulat) sebanyak 150 box.

Selain itu, dukungan Kantor Perwakilan Bank Indonesia juga diwujudkan dalam wujud bantuan mengatasi masalah kesehatan dan penanganan dampak covid-19 kepada BPBD Kota Palangkaraya selaku Ketua Harian Satgas Covid-19 Kota Palangkaraya senilai Rp559.975.000.

"Ini diberikan dalam bentuk bantuan 100 paket sembako untuk masyarakat terdampak langsung, 1 tenda pleton 10 velbed, 3 tabung oksigen portable 110 tabung oksigen. Sebanyak 10 tabung sudah diserahkan dan 100 tabung pengadaan akan dikirimkan tanggal 8 September 2021 mendatang," ujarnya.

banjarmasinpost.co.id / faturahman

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved