Berita Banjarmasin
Dewan Minta Labkes Kalsel Gencar Sosialisasikan Cek Vitamin D3
Anggota DPRD Kalsel Imam Suprastowo meminta agar laboratorium lebih gencar melakukan sosialisasi layanan cek vitamin D3 di laboratorium kesehatan Prov
Penulis: Milna Sari | Editor: Edi Nugroho
Editor: Edi Nugroho
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Anggota DPRD Kalsel Imam Suprastowo meminta agar laboratorium lebih gencar melakukan sosialisasi layanan cek vitamin D3 di laboratorium kesehatan Provinsi Kalsel.
Hal itu mengingat jelasnya salah satu tanda seseorang terpapar Covid 19 adalah kurangnya kadar vitamin D3 dalam tubuh.
"Dari temuan rata-rata yang meninggal karena Covid 19 kadar vitamin D3 dalam tubuh hanya sekitar 30 persen," ujar ketua Fraksi PDIP DPRD Kalsel ini Kamis (19/8/2021).
Imam mengakui masih banyak warga yang belum mengetahui pentingnya kebutuhan vitamin tersebut bagi tubuh. Hal ini banyak terungkap setelah meningkatnya kasus Covid-19.
Baca juga: Petugas Laboratorium Klinis RSUD Kapuas Ikuti Pelatihan PCR di Labkes Provinsi Kalsel
Baca juga: Dinkes Banjarbaru Wacanakan Bangun Labkes Uji Swab Covid-19
Baca juga: Kadinkes Kalteng Suyuti Syamsul Sebut Pemeriksaan Swab Covid 19 Akan Dilakukan di Labkes Banjarbaru
Baca juga: Hasil Labkes Negatif Corona, RSUD Ulin Banjarmasin Pulangkan Empat PDP Corona di Kalsel
Selain itu kata dia masih banyak masyarakat yang jarang sekali berjemur atau bekerja dalam ruangan ber AC sehingga jarang tersentuh sinar matahari yang baik bagi kesehatan dan memenuhi vitamin D dalam tubuh.
"Biasanya masyarakat lebih kepada vitamin C, padahal vitamin ini juga sangat diperlukan untuk melawan Covid 19," paparnya.
Ia mengharapkan Laboratorium Kesehatan (Labkes) Provinsi Kalsel bisa lebih gencar menyosialisasikan pengecekkan vitamin D3 dalam tubuh sehingga bisa menjadi langkah priventif dari keterpaparan Covid 19.
"Segera buka pelayanan dan gencar dalam sosialisasi," tambahnya.
Sementara Kepala Labkes Kalsel, Susi Hermina mengatakan layanan cek vitamin D3 dalam tubuh baru saja mendapatkan alat untuk pengecekkan. Sebelumnya pihaknya ujarnya memang belum bisa melayani cek vitamin D3.
"Baru Minggu kemarin datang alatnya," ujarnya.
Saat ini pengguna cek vitamin D3 ujarnya memang belum ada.
"Mungkin karena masih baru," tambahnya.
(Banjarmasinpost.co.id/Milna sari).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/anggota-dprd-kalsel-imam-suprastowo-s.jpg)