BTalk
BTalk, Kenali Penyebab Gagal Ginjal
Menurut Dekan FKIK UM Banjarmasin, Solikin, dalam acara BTalk, gagal ginjal adalah saat organ tubuh tersebut tak bisa menjalankan fungsi regularnya.
Penulis: Salmah | Editor: Alpri Widianjono
Selain cuci darah adapula penanganan berupa pengangkatan atau amputasi ginjal. Namun itu jika hanya salah satu ginjal yang tak berfungsi. Kalau keduanya maka tetap harus cuci darah.
Lantas, mendeteksi bahwa ada masalah pada ginjal, paling disarankan adalah lakukan cek kesehatan 1-2 kali setahun.
Adapun gejala ginjal bermasalah itu antara lain, buang air kecil susah dan kalau keluar hanya sedikit. Kalau sudah begitu segera periksa ke dokter.
Ginjal memproduksi urin sekitar 50cc/jam 24 jam atau 1.200cc. Kebiasaannya setelah beberapa jam terjadi akumulasi atau terkumpul di kandung kemih yang maksimalnya menampung hingga 1,5 liter dalam tempo 4-6 jam.
Pengecekan laboratorium akan memastikan bagaimana kondisi ginjal kita. Dan pastinya, penyakit ginjal bukan keturunan, tapi dampak gaya hidup, makanan dan minuman yang tak terjaga, tidak berolahraga, kurang istirahat.
"Jika sudah gagal ginjal, maka tidak bisa dikoreksi atau disembuhkan fungsi ginjalnya kecuali cuci darah atau transplantasi," tandas Solikin.
(Banjarmasinpost.co.id/Salmah Saurin)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/dekan-fakultas-keperawatan-dan-ilmu-kesehatan-um-banjarmasin-solikin-24082021.jpg)