Breaking News:

Berita Tapin

Internet Payah, Pelajar di Kecamatan Piani Tapin Terpaksa Belajar Daring ke Gunung Pemujaan

Internet di wilayah Kecamatan Piani Kabupaten Tapin Kalsel payah. Kondisi ini memaksa pelajar harus naik ke gunung pemujaan saat belajar daring

Penulis: Stanislaus Sene | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/stanislaus Sene
Babinsa Mendampingi pelajar di Kecamatan Piani, Tapin saat belajar daring di gunung Pemujaan, Rabu, (1/8/2021) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Belum stabilnya jaringan internet di wilayah Kecamatan Piani, membuat para pelajar harus berkumpul dan mencari daerah dataran tinggi guna mendapatkan jaringan internet demi memperlancar pembelajaran secara daring. 

Hal itu disampaikan Kopda Haris, Babinsa Koramil 1010-07/Piani kepada Banjarmasinpost.co.id pada Rabu, (01/09/2021).

Kopda Haris mengatakan para pelajar harus mencari dataran yang tinggi untuk mendapatkan jaringan, salah satunya disekitaran Desa Batu Ampar dan Desa Pipitak.

"Biasanya pelajar mencari jaringan internet di Gunung Pemujaan, ya jaringannya lebih lancar dari pada ditempat lain," jelasnya.

Baca juga: Narkoba Kalsel, Miliki Belasan Paket Sabu, Warga Banua Halat Kiri Dibekuk Personel Polres Tapin

Baca juga: Wabah Corona di Tapin, Isoman Hanya untuk Pasien Tanpa Gejala dan Gejala Ringan

Baca juga: Terdampak Karhutla, Indeks Tutupan Lahan di Kabupaten Tapin Rendah

Ia mengatakan meskipun demikian, semangat anak-anak di sini untuk terus mengikuti pembelajaran sangat tinggi sehingga setiap hari pasti berkumpul di sini.

"Di tempat mereka berkumpul dan belajar masyarakat membuatkan semacam pondok dan tiap hari kita mengawasi," jelasnya.

Ia mengatakan pengawasan yang dilaksanakan agar tetap belajar dengan serius meskipun dalam situasi keterbatasan jaringan internet serta diimbau untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan guna memutus dan mencegah penyebaran Covid-19.

Sementara itu, Pjs. Danramil 1010-07/Piani, Kapten Inf Waluyo membenarkan hal tersebut, saat diwawancarai mengatakan ketersediaan jaringan internet di daerah ini memang sangat minim maka dari itu para pelajar harus mencari dataran yang tinggi.

"Karena disini jaringan internet sangat minim maka para pelajar harus mencari dataran tinggi untuk menangkap sinyal dari handphone ke pemancar atau tiang provider yang menyediakan internet," ujarnya.

Baca juga: Percepat Penanganan Covid-19, Muspika Candi Laras Selatan Tapin Akan Gelar Vaksinasi Door To Door

Kapten Waluyo mengatakan pihaknya akan mengusahakan jaringan internet di wilayah ini bisa diperkuat melalui kerjasama dengan provider penyedia layanan internet disekitar wilayah tersebut.

"Namun untuk sementara ini, Kami akan menjaga dan memantau para pelajar tersebut agar mereka lebih aman dan fokus dalam proses belajar secara daring (online)," jelasnya. (banjarmasinpost.co.id/stanislaus sene)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved